Senin, 28 September 2020

Bus Sekolah dan Pasien Corona

Salah satu tujuan penggunaan bus sekolah untuk memaksimalkan evakuasi para pasien yang ditengarai terjangkit virus.
Resa Esnir
Foto: RES

Sekolah atau belajar dari rumah membuat kendaraan bus sekolah yang biasanya setiap pagi mengantarkan para murid menuju ke sekolah mebuat berkurangnya penggunaan. Akibatnya, bus sekolah tersebut dialihfungsikan sementara untuk membawa para pasien Virus Corona Disseas (Covid-19) menuju rumah sakit rujukan.

Alih fungsi ini dilakukan lantaran jumlah kasus terinfeksi Covid-19 di Indonesia masih menunjukkan kenaikan. Salah satu tujuan penggunaan bus sekolah untuk memaksimalkan evakuasi para pasien yang ditengarai terjangkit virus.

Penggunaan bus sekolah sebagai sarana transportasi mengangkut pasien Covid-19 terlihat di depan Puskesmas Sawah Besar, Jakarta Pusat. Para pasien yang ternyata berstatus orang tanpa gejala tersebut dibawa menggunakan bus sekolah ke Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat.

Dengan menggunakan masker dan membawa tas berisi keperluan pribadi, satu per satu pasien memasuki bus sekolah yang telah dimodifikasi mirip dengam ambulan. Bus berwarna kuning tersebut telah ditambahkan layar untuk melindungi sopir yang telah dilengkapi dengan peralatan pelindung lengkap atau alat pelindung diri (APD).

"Hari ini ada tujuh pasien yang akan dibawa ke RSD Wisma Atlet," ujar PLH Satuan Pelayanan Unit Pengelola Angkutan Sekolah (UPAS) Dishub DKI Jakarta Rizal Fauzi sesaat sebelum memberangkatkan pasien ke RSD Wisma Atlet, Sabtu (26/9).

Sebelum berangkat, seorang petugas berpakaian lengkap mengecek satu per satu pasien. Kemudian tujuh pasien ini nantinya akan dirawat di tower 4 RSD Wisma Atlet. Para pasien itu merupakan pengantaran tahap pertama pasien Covid-19 dari Puskesmas Sawah Besar ke RSD Wisma Atlet. Rencananya Minggu (27/9), UPAS akan kembali mengantarkan pasien Covid-19 dari Puskesmas Sawah Besar ke RSD Wisma Atlet.

"Sisanya hari minggu lima pasien lagi akan kami antar menggunakan Bus Sekolah untuk ke RSD Wisma Atlet," ucap Rizal.

Halaman Selanjutnya
Halaman

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua