Selasa, 06 October 2020

Sah! DPN Peradi Melantik Pengurus Peradi Young Lawyers Committee 2020-2023

YLC adalah jembatan bagi para advokat muda untuk dapat tampil, berkarya, dan ikut aktif dalam kegiatan-kegiatan DPN Peradi Indonesia.
CT-CAT
Ketua Umum DPN PERADI, Prof. Dr. H. Fauzie Yusuf Hasibuan, S.H., M.H. memberikan sambutan di acara Pelantikan Pengurus Peradi Young Lawyers Committee, Senin (5/10). Foto: istimewa.

Senin, pukul 19.00 lalu (5/10), Dewan Pimpinan Nasional Perhimpunan Advokat Indonesia (DPN Peradi) menyelenggarakan acara Pelantikan Pengurus Peradi Young Lawyers Committee (YLC) dengan masa jabatan 2020-2023. Bekerja sama dengan Nusantara TV, acara pelantikan ini dilaksanakan secara daring melalui kanal Youtube YLC, mengingat status darurat yang dikeluarkan pemerintah Republik Indonesia terkait kasus penyebaran Covid-19. 

 

Ketua Umum YLC terlantik, Andra Reinhard Parasibu menyampaikan, advokat muda adalah wajah sebuah organisasi advokat di masa depan. Itu sebabnya, terkait pelantikan pengurus Peradi YLC, ia memohon doa dan dukungan kepada seluruh pihak, agar dapat mengakhiri masa jabatan sesuai dengan perencanaan-perencanaan kelembagaan. œPelantikan secara online ini kami lakukan sebagai bentuk kepatuhan kami terhadap kebijakan pemerintah dan kepedulian kami atas pandemi Covid-19 yang sedang melanda Indonesia, tanpa mengurangi komitmen kami untuk memajukan advokat di Indonesia, katanya.

 

Dalam sambutannya, Ketua Umum DPN Peradi, Fauzie Yusuf Hasibuan mengungkapkan, kaderisasi adalah kunci sekaligus tulang punggung dari masa depan organisasi dan kemajuan advokat Indonesia. Ia berharap, YLC dapat menjadi jalan Peradi dan seluruh rakyat Indonesia untuk mewujudkan profesi advokat yang officium nobile.  

 

Apresiasi dari Berbagai Pihak

Diwawancarai secara terpisah, Ketua Dewan Pembina DPN Peradi, Otto Hasibuan menyambut baik momentum pelantikan ini. Menurutnya, YLC adalah jembatan bagi para advokat muda untuk dapat tampil, berkarya, dan ikut aktif dalam kegiatan-kegiatan DPN Peradi Indonesia. Selain itu, mereka juga merupakan kader-kader yang akan melanjutkan kepemimpinan DPN Peradi di kemudian hari. œMereka adalah satu-satunya yang kita harapkan untuk memperjuangkan dan mempertahankan single bar di kemudian hari untuk meningkatkan marwah advokat Indonesia, Otto menambahkan. 

 

Proses pelantikan ini mendapatkan apresiasi dari berbagai kalangan, seperti Sandiaga Uno; Wakil Ketua Komisi III dari Fraksi Partai Nasdem, Ahmad Sahroni; dan Kahiyang Ayu. Di akhir acara, ketiganya memberikan ucapan selamat kepada pengurus-pengurus Peradi YLC terlantik dan menyampaikan harapan pada tegaknya marwah advokat, demi mewujudkan Indonesia yang adil dan sejahtera.

 

Sebagai penutup, Ketua Umum YLC, Andra Reinhard menjelaskan bahwa YLC bukanlah organisasi yang berdiri sendiri, melainkan jembatan Peradi dalam menjangkau advokat muda untuk memajukan kualitas advokat di Indonesia.

 

œUntuk itu, kami ingin mengucapkan terima kasih kepada Ketua Umum DPN Peradi atas kepercayaannya dan semua pengurus Peradi yang mendukung berdirinya YLC. Tidak lupa kami juga mengucapkan terima kasih kepada para sponsor yang membantu dalam keberhasilan pelantikan ini, pungkas Andra.

 








Artikel ini merupakan kerja sama antara Hukumonline dengan Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi).


Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua