Jumat, 16 October 2020

Bikin UU Baru Tak Boleh Buru-Buru, Ini Potensi Masalah Hukumnya!

Kalau sudah telanjur disahkan, bukankah bisa menimbulkan potensi masalah hukum?
CT-CAT

Menyoal UU baru yang dinilai terburu-buru disahkan, masyarakat berbondong-bondong melakukan aksi demonstrasi hingga beramai-ramai bikin petisi penolakan. Namun, kalau sudah telanjur disahkan, bukankah bisa timbul potensi masalah hukum? Lalu masyarakat bisa apa? Yuk, kita simak ringkasan Melek Hukum kali ini agar kamu dapat pencerahan!

 

Jika ada pertanyaan, silakan kirim ke http://www.hukumonline.com/klinik, tapi sebelum kirim, silakan cek arsip jawaban dulu, ya!

 

1. Yang Bisa Rakyat Lakukan Jika UU Disahkan ‘Buru-buru’

Selengkapnya: Potensi Masalah Hukum Jika UU Disahkan di Tengah Pandemi COVID-19 - bit.ly/RUUPandemi

 

2. UU yang Baru Disahkan Otomatis Berlaku?

Selengkapnya: Apakah UU yang Baru Disahkan oleh Presiden Otomatis Langsung Berlaku?- bit.ly/UUSah

 

3. Landasan Pembentukan UU yang Ideal Itu...

Selengkapnya: Arti Landasan Filosofis, Sosiologis, dan Yuridis - bit.ly/LandasanUU

 

4. Dampak Jika UU yang Disahkan Tidak Diundangkan

Selengkapnya: Jika Peraturan Perundang-undangan Tidak Diundangkan - bit.ly/UUTakDiundangkan

 

5. UU Baru Dicabut, UU Lama Hidup Kembali?

Selengkapnya: Jika UU Dicabut oleh MK, Apakah UU Terdahulu Otomatis Berlaku? - bit.ly/CabutUU

 

Dasar Hukum:

Undang Undang Nomor 12 tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan (“UU 12/2011”) – bit.ly/UU12_2011 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2019 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan – bit.ly/UU15_2019.

 

Referensi:


  1. Bachtiar. Problematika Implementasi Putusan Mahkamah Konstitusi pada Pengujian UU terhadap UUD. Jakarta: Raih Asa Sukses, 2015.

  2. Maria Farida Indrati Soeprapto. Ilmu Perundang-undangan Proses dan Teknik Pembentukannya. Yogyakarta: Kanisius, 2007;

  3. Maria Farida: Tanpa Pengesahan Presiden, UU Tidak Berlaku – bit.ly/UUBerlaku.

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua