Rabu, 21 October 2020

Memahami Implikasi Sengketa Pemegang Saham dan Cara Penyelesaiannya

Webinar ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang mendalam mengenai praktik penyelesaian sengketa yang terjadi antara pemegang saham dan implikasinya bagi perusahaan.
Tim Hukumonline

Dalam mengelola sebuah perusahaan tentu membutuhkan keterlibatan berbagai individu seperti pemegang saham, dewan komisaris, direksi maupun stakeholder lainnya. Struktur tata kelola perusahaan menetapkan pembagian hak dan tanggung jawab yang dimiliki semua pihak dalam perseroan tersebut. Dalam hal pemegang saham, pada praktiknya banyak perusahaan yang jumlah pemegang sahamnya tidak hanya terdiri dari dua pemegang saham saja, dengan jumlah atau komposisi kepemilikan saham yang beraneka ragam. Maka dari itu ada yang disebut sebagai pemegang saham mayoritas dan pemegang saham minoritas.

Umumnya, tujuan didirikannya suatu perusahaan adalah untuk memperoleh laba, meningkatkan nilai perusahaan, memaksimalkan nilai saham, dan meningkatkan kesejahteraan pemegang saham. Tentunya pertumbuhan yang baik dari perusahaan di masa depan menjadi harapan bagi para pihak yang terlibat di dalamnya. Namun, tidak jarang tujuan dan harapan tersebut menjadi terhambat karena adanya konflik atau sengketa yang timbul dalam tubuh perusahaan, sebagai contoh adanya perselisihan antara pemegang saham.

Perselisihan atau sengketa pemegang saham merupakan sengketa antara para pemegang saham dalam perusahaan. Munculnya sengketa tersebut tentu bisa berdampak pada produktivitas bisnis perusahaan secara keseluruhan. Dikarenakan tiap pemegang saham memiliki kepentingan secara finansial dalam bisnis, ketegangan yang timbul pun akan lebih tinggi jika dibandingkan dengan sengketa bisnis biasa, lebih lagi penyebab terjadinya sengketa tersebut dapat menjadi lebih kompleks. Oleh karenanya dibutuhkan penyelesaian sengketa secara cepat agar dampak negatif yang muncul tidak semakin berlarut-larut.

Berangkat dari kebutuhan untuk memahami secara mendalam mengenai penyelesaian sengketa yang terjadi antar pemegang saham dan implikasinya terhadap perusahaan, Hukumonline.com akan menyelenggarakan Webinar Hukumonline 2020 yang berujudul “Praktik Penyelesaian Sengketa Pemegang Saham dan Implikasinya Terhadap Perseroan” pada Kamis, 12 November 2020 melalui platform Zoom Webinar.

Dalam webinar ini akan hadir narasumber yang kompeten dalam bidangnya untuk memberikan pemahaman terkait penyelesaian sengketa pemegang saham dalam perusahaan baik dari aspek hukum dan bisnis. Narasumber tersebut adalah Prawidha Murti selaku Partner dari Oentoeng Suria & Partners.

Kami membuka pendaftaran webinar ini bagi yang berminat, terutama bagi perusahaan dan firma hukum. Jangan sampai melewatkan kesempatan ini, tempat terbatas, first come first served! Jika Anda tertarik, silakan klik disini atau klik gambar di bawah ini.

Sebagaimana diketahui, sengketa yang terjadi antar pemegang saham tersebut memang tidak dapat terhindarkan, baik sengketa yang terjadi melibatkan antar sesama pemegang saham lokal maupun antar pemegang saham lokal dengan asing. Biasanya, penyelesaian sengketa tersebut berujung pada gugatan di pengadilan. Akan tetapi, upaya penyelesaian sengketa ini juga memiliki cara yang dapat ditempuh sebelum akhirnya diseselesaikan melalui pengadilan.

Terlepas dari itu, komposisi kepemilikan saham antara pemegang saham mayoritas dengan pemegang saham minoritas juga menjadi isu tersendiri dimana terkadang pemegang saham minoritas diperhadapkan dalam diposisi yang tidak menguntungkan. Hal ini pun juga dapat menjadi salah satu faktor terjadinya sengketa tersebut. Maka penting untuk para pemegang saham ini memahami hak-hak nya masing-masing.

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua