Sabtu, 31 October 2020

Kepala Biro Hukum dan Humas MA Abdullah Tutup Usia

Selamat jalan Bapak Abdullah, semoga amal baikmu menjadi penuntun jalanmu ke Surga-Nya. Aamiin.
Aida Mardatillah
Foto: Humas MA

Innalillahi wa innailaihi raaji’un, kabar duka dari Mahkamah Agung (MA). Kepala Biro Hukum dan Humas MA Dr. Abdullah, S.H., M.S., telah berpulang ke rahmatullah, meninggal dunia pada Sabtu 31 Oktober 2020 pukul 01.45 WIB di Rumah Sakit Siloam, Surabaya akibat sakit yang dideritanya dalam beberapa pekan terakhir.

“Seluruh keluarga besar MA RI, berduka cita atas wafatnya Kepala Biro Hukum dan Humas MA, Dr. Abdullah, S.H., M.S., pada Sabtu, 31 Oktober 2020 pukul 01.45 WIB di Rumah Sakit Siloam, Surabaya,” demikian keterangan resmi dari Humas MA yang diterima Hukumonline, Sabtu (31/10/2020).   

Pria kelahiran Jombang, Jawa Timur 4 Oktober 1961 ini mengawali karir di Mahkamah Agung sebagai staf pada tahun 1992. Sedangkan awal karirnya sebagai hakim dimulai sebagai Hakim Tingkat Pertama pada Pengadilan Negeri Praya pada 1996.

Hakim Tinggi pada Pengadilan Tinggi Bangka Belitung ini mengemban jabatan Kepala Biro Hukum dan Humas sejak 15 Juni 2017 berdasarkan Keputusan Sekretaris MA No.85-89/SEK/Kp.I/SK/VI/2017 hingga hari ini. Sebelumnya, pada tahun 2016 beliau menjabat sebagai Wakil Ketua Pengadilan Negeri Malang. Alumnus Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya ini meninggalkan seorang istri dan tiga orang anak. 

“Segenap keluarga besar Mahkamah Agung Republik Indonesia turut berduka cita yang mendalam atas meninggalnya Dr. Abdullah. Semoga Allah mengampuni dosa-dosanya dan menempatkannya di Surga. Dan semoga kelurga besar yang ditinggalkan diberi kesabaran dan ketabahan. Selamat jalan Bapak Abdullah, semoga amal baikmu menjadi penuntun jalanmu ke Surga-Nya. Aamiin.”

Menurut rencana, malam ini mulai pukul 19.30 WIB digelar acara doa bersama secara virtual dalam rangka takziyah Alm. Bapak Abdullah yang dibuka oleh Wakil Ketua MA Sunarto. Doa bersama dipimpin oleh Abdurrahman Rahim.

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua