Senin, 09 November 2020

Bimtek Daring Peradi: Digelar pada 10 hingga 12 November 2020

Bimtek diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan pengetahuan anggota dalam hal menangani perkara perselisihan hasil pemilihan kepala daerah.
CT-CAT

Setelah menuntaskan agenda Munas III dan Pemilihan Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Perhimpunan Advokat Indonesia (DPN Peradi), Prof. Dr. Otto Hasibuan, S.H., M.M.--Peradi bekerja sama dengan Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia mengadakan kegiatan pertamanya, yakni Bimbingan Teknis (Bimtek) Hukum Acara Perselisihan Hasil Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota Tahun 2020. Acara ini mengikutsertakan para anggota dan dilaksanakan selama tiga hari, mulai tanggal 10 hingga 12 November 2020 secara daring. 

 

Ketua Harian Peradi, R. Dwiyanto Prihartono menyampaikan, kegiatan yang merupakan bagian dari program Kerja Sama Antar Lembaga dan Pendidikan Berkelanjutan DPN Peradi ini bertujuan untuk peningkatan kualitas anggota. Setidaknya, sebanyak 400 advokat dari berbagai kota di Indonesia telah menjadi peserta Bimtek. “Harapan ke depan, advokat Peradi memiliki pengetahuan yang baik dalam hal menangani perkara-perkara perselisihan hasil pemilihan kepala daerah setelah mengikuti Bimtek,” Dwiyanto menambahkan. 

 

Sementara itu, Ketua Panitia Bimtek, Srimiguna menjelaskan, pendaftaran telah dibuka secara online, sehingga seluruh anggota advokat di berbagai kota Indonesia dapat memiliki kesempatan yang sama untuk mendaftar langsung. Adapun mengingat terbatasnya jumlah kursi, pendaftaran ditutup setelah kuota terpenuhi.

 

“Calon peserta yang secara aktif mendaftar memiliki peluang untuk mengikuti Bimtek. Verifikasi juga dilakukan agar sesuai persyaratan. Pendaftaran dibuka pada tanggal 26 Oktober 2020 dan dalam hitungan beberapa jam, kuota ternyata sudah terpenuhi,” kata Srimiguna.

 

Nantinya, Bimtek akan akan dibuka dengan kata sambutan oleh Ketua Umum Peradi, Prof. Dr. Otto Hasibuan, S.H., M.M. dan dilanjutkan ceramah kunci dan pembukaan oleh Ketua Mahkamah Konstitusi.

 








Artikel merupakan kerja sama antara Hukumonline dengan Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi).


Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua