Capital Market Rankings 2020

Ini Kantor Hukum dan Notaris yang Jadi Jawara Transaksi Obligasi IDX 2020

​​​​​​​Baik dari sisi transaksi terbanyak hingga total nilai obligasi/sukuk terbesar.
Oleh:
Tim Hukumonline
Bacaan 3 Menit
Hukumonline

Selain menyorot transaksi Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI atau Indonesian Stock Exchange/IDX), pada tahun ini ada kategori baru yang surveinya dilakukan Hukumonline. Kedua kategori tersebut adalah pemeringkatan kantor hukum dan notaris pada transaksi obligasi/sukuk di IDX dan pemeringkatan kantor hukum pada transaksi bond di Bursa Efek Singapura (Singapore Stock Exchange/SGX).

Untuk kategori pemeringkatan kantor hukum dan notaris pada transaksi obligasi/sukuk di IDX, sumber data yang diperoleh berasal dari halaman berita website IDX untuk rekapitulasi seluruh transaksi obligasi/sukuk yang terjadi pada tahun 2020. Informasi yang didapat antara lain nama emiten, tanggal penerbitan, jumlah obligasi/sukuk dan seri obligasi/sukuk.

Selain itu, data juga diperoleh dari halaman keterbukaan informasi pada website IDX untuk diperoleh prospektus lengkap, prospektus ringkas atau informasi tambahan setiap emiten. Lalu, informasi lainnya diperoleh dari pengumuman koran pada media elektronik untuk memperoleh informasi prospektus ringkas atau informasi tambahan emiten. Website resmi masing-masing emiten dengan mencari propektus lengkap, prospektus ringkas atau informasi tambahan penerbitan obligasi/sukuk.

Pengumpulan data dengan cara korespondensi langsung ke emiten melalui email dengan meminta prospektus lengkap, prospektus ringkas dan informasi tambahan emiten juga dilakukan dari beberapa data yang belum ada. Namun, tidak semua emiten memberikan data yang diminta. Dan terakhir, permintaan ke anak perusahaan IDX yakni The Indonesia Capital Market Institute (Ticmi) dan Lembaga Penilaian harga Efek (LPHE), namun mereka tidak memiliki data yang diminta.

Atas serangkaian pengumpulan data tersebut, maka terdapat 98 data dari 105 atau sebesar 93% dari total keseluruhan data obligasi/sukuk tahun 2020 di IDX. Sehingga, terdapat sisa data yang tidak terpotret adalah 7%. Total nilai obligasi dari 98 transaksi adalah sebesar Rp82.383.160.000.000, dengan total 28 kantor hukum. Dari ke 28 kantor hukum tersebut, 11 di antaranya atau 39,3% juga menangani transaksi IPO tahun 2020.

Kantor Hukum Transaksi Terbanyak

Pada tahun 2020, kantor hukum yang terbanyak menangani transaksi obligasi/sukuk di IDX  adalah kantor hukum HKGM & Partners dengan total sebanyak 10 kali. Total nilai obligasi dari 10 transaksi tersebut mencapai Rp11.955.050.000.000. Sementara itu, untuk jumlah transaksi terbanyak kedua dengan total 9 kali transaksi adalah kantor hukum Assegaf Hamzah & Partners dan Marsinih Martoatmodjo Iskandar Law Office. Sedangkan di posisi ketiga terbanyak dengan total 8 transaksi adalah kantor hukum Lasut Pane & Partners Advocates, Tumbuan & Partners, dan Makes and Partners.

Kantor Hukum Nilai Obligasi Terbesar

Jika dilihat dari total nilai obligasi terbesar, kantor hukum HKGM & Partners juga menempati posisi pertama. Jumlah total nilai obligasi dari 10 transaksi obligasi/sukuk tahun 2020 di IDX yang dilakukan HKGM & Partners berjumlah Rp11.955.050.000.000. Posisi kedua, kantor hukum Lasut Pane & Partners Advocates, mempunyai total nilai obligasi berjumlah Rp9.255.170.000.000 yang berasal dari 8 transaksi. Sedangkan posisi ketiga adalah UMBRA Partnership, dengan total nilai obligasi berjumlah Rp8.541.565.000.000 dari 5 transaksi obligasi di IDX.

Berita Terkait