Capital Market Rankings 2020

Strategi WHE Tetap Produktif Berkarya di Masa Pandemi Covid-19

Meski bekerja dari rumah (work from home), semua kegiatan rutin profesional masih bisa dilakukan dengan efektif dan efisien termasuk melakukan weekly meeting dengan seluruh lawyer WHE untuk melakukan sharing session mengenai update terkini dunia hukum.
Oleh:
Tim Publikasi Hukumonline
Bacaan 5 Menit
Pendiri WHE Law Firm, William Setiawan Palijama dan Hendrik Silalahi. Foto: istimewa.
Pendiri WHE Law Firm, William Setiawan Palijama dan Hendrik Silalahi. Foto: istimewa.

Tahun 2021 merupakan tahun ketiga William Hendrik Esther (“WHE”) berturut-turut masuk dalam nominasi dalam Capital Market Rankings 2020 yang diselenggarakan Hukumonline. Sebelumnya, pada tahun 2020, WHE memperoleh penghargaan sebagai ‘Top 3’ firma hukum di Indonesia berdasarkan jumlah proyek atau transaksi IPO selama tahun 2019. Selain itu, secara individu, Hendrik Silalahi berada di peringkat kedua IPO Consultants dengan jumlah penanganan terbanyak di 2019. Untuk transaksi IPO tahun 2020 WHE berjaya menempati peringkat 1 (satu) sebagai kantor hukum yang paling banyak menangani transaksi IPO dengan 5 transaksi IPO dan peringkat 3 (tiga) untuk kantor hukum berdasarkan total nilai emisi IPO 2020.   

 

Untuk terus maju dan selalu siap menghadapi tantangan, sepanjang tahun 2020 hingga kini, WHE terus menyesuaikan dirinya terutama dalam menjalankan ‘the new normal’  yang mempengaruhi pola kerja para lawyer WHE. Meski bekerja dari rumah (work from home), semua kegiatan rutin profesional masih bisa dilakukan dengan efektif dan efisien termasuk melakukan weekly meeting dengan seluruh lawyer WHE untuk melakukan sharing session mengenai update terkini dunia hukum. Hal ini dilakukan mengingat WHE sangat menyadari bahwa keselamatan dan kesehatan para lawyer/karyawan, termasuk keluarga mereka adalah prioritas nomor satu.

 

Tentunya, WHE ingin mendukung pemerintah dalam menekan angka penularan serta penyebaran virus Covid-19.  Namun, untuk hal-hal yang sangat urgent dan tidak bisa dihindari, seperti halnya pertemuan untuk kebutuhan signing atau untuk pembahasan hal-hal yang sangat penting, sensitif, melibatkan berbagai dokumen, hingga mendampingi klien dalam pemeriksaan dan kegiatan persidangan di pengadilan, pertemuan secara offline dan kegiatan langsung di lapangan tidak dapat dihindari dan tetap mematuhi prokes (protokol kesehatan).


Terus Memberikan Jasa Hukum Terbaik

Kondisi pandemi Covid-19 yang banyak memengaruhi dunia usaha belum juga berakhir. Namun, WHE sangat bersyukur masih terus mendapatkan kepercayaan dan kesempatan dari para klien, sehingga para lawyer masih tetap dapat produktif berkarya dan memberikan jasa hukum terbaik kepada seluruh klien.

 

Pekerjaan-pekerjaan yang masih terus dan banyak dipercayakan kepada WHE meliputi area praktik pasar modal, merger dan akuisisi, korporasi umum, penanaman modal, arbitrase, litigasi dan penyelesaian sengketa,serta ketenagakerjaan. Sebagai catatan, selama kurun waktu 2020 WHE berhasil dengan sukses menyelesaikan IPO dan pencatatan (listing) saham lima emiten yang bergerak di berbagai bidang usaha serta industri.  

 

Sementara itu, pada awal tahun 2021, WHE baru saja merampungkan transaksi IPO satu emiten yang bergerak di bidang usaha industri dan penggalian batuan dan pasir. Hampir pada saat yang bersamaan, WHE berhasil merampungkan transaksi akuisisi suatu perusahaan terbuka yang bergerak di bidang usaha perdagangan, dan saat ini sedang dalam proses Penawaran Tender Wajib (Mandatory Tender Offer) atas saham-saham publik. WHE berhasil pula menyelesaikan transaksi akuisisi saham dan juga aset dari salah satu perkebunan kelapa sawit dan budidaya kelapa sawit terbesar di Indonesia dengan nilai transaksi 150 juta dolar Amerika serikat. Transaksi ini merupakan transaksi lintas yurisdiksi yang melibatkan beberapa pihak baik dari dalam maupun luar negeri; serta melalui proses negosiasi yang cukup panjang dimulai sejak tahun 2019.

 

Selama masa pandemi Covid-19, WHE juga banyak menyelesaikan berbagai perselisihan terkait ketenagakerjaan, termasuk memberikan berbagai masukan atas keberlakuan UU Cipta Kerja bidang ketenagakerjaan, beserta aturan pelaksanaannya untuk para klien dari berbagai bidang industri. Berbagai bidang industri ini di antaranya, minyak dan gas, serta life science di bidang kesehatan dan pertanian. Rangkaian sengketa di bidang Pasar Modal melalui BAPMI (Badan Arbitrase Pasar Modal), Pengadilan Tata Usaha Negara, dan peradilan umum juga diselesaikan dengan baik oleh para lawyer WHE.

Berita Terkait