Terbaru

Top 100 Indonesian Law Firms 2021

​​​​​​​Setelah tiga tahun berturut-turut sebelumnya survei ditujukan kepada corporate law firm Indonesia, kini survei juga ditujukan kepada kantor hukum yang menangani perkara litigasi.
Oleh:
RED
Bacaan 2 Menit
Sumber: Shutterstock.com
Sumber: Shutterstock.com

Tahun 2021 ini Hukumonline kembali menggelar Survei Kantor Hukum Indonesia. Tahun ini merupakan tahun keempat gelaran survei yang diselenggarakan Hukumonline. Ada yang berbeda pada survei kali ini. Setelah tiga tahun berturut-turut sebelumnya survei ditujukan kepada corporate law firm Indonesia, kini survei juga ditujukan kepada kantor hukum yang menangani perkara litigasi (litigation law firm).

Meskipun terdapat praktik baru yang masuk dalam survei, namun metode penilaian survei tetap sama seperti tiga periode sebelumnya. Penilaian survei difokuskan kepada jumlah fee earners seperti partner, associate, of counsel hingga advokat asing masing-masing kantor hukum.

Peningkatan jumlah responden survei pada tahun 2021 ini meningkat 42% dibandingkan dengan tahun 2020 lalu. Pada tahun ini, jumlah responden sebanyak 141 kantor hukum dengan rincian 101 kantor hukum memilih fokus sebagai corporate law firm dan 40 kantor hukum merupakan litigation law firm. Sedangkan pada tahun 2020 lalu, jumlah respondennya sebanyak 99 kantor hukum.

Seluruh responden merupakan pelanggan Hukumonline. Dari 141 kantor hukum tersebut, sebarannya berasal dari empat wilayah di Indonesia, dengan mayoritas berasal dari Jakarta yakni sebanyak 133 kantor hukum (94,3%). Kemudian, kantor hukum berasal dari Jawa Timur sebanyak empat kantor hukum (2,8%), Bali dua kantor hukum (1,4%) dan Banten juga dua kantor hukum (1,4%).

Practice Area

Dari sisi area praktik (practice area), mayoritas kantor hukum memiliki praktik Corporate/Merger & Acquisition atau sebanyak 129 kantor hukum (91%) dari 141 responden. Angka ini mengukuhkan bahwa bidang praktik Corporate/Merger & Acquisition masih paling diminati kantor hukum Indonesia tiap tahun.

Sedangkan di urutan kedua adalah practice area Labor & Employment dengan total 115 kantor hukum (82%). Untuk urutan ketiga adalah practice area Arbitration, Litigation and Dispute Resolution dengan total 108 kantor hukum (77%). Sedangkan urutan berikutnya adalah bidang praktik Bankruptcy, Insolverncy and Restructuring sebanyak 103 kantor hukum (73%) dan kelima adalah bidang praktik Project, Minning, Energy and Renewal Energy dengan total 102 kantor hukum (72%).

Pemeringkatan Corporate dan Litigation

Selain memeringkat Top 100 Indonesian Law Firms 2021, pada tahun ini Hukumonline juga membagi pemeringkatan ke dalam jenis praktik yang ditangani kantor hukum. Dari dua praktik, korporasi (corporate law firm) dan litigasi (litigation law firm), terlihat para kantor hukum berlomba-lomba menjadi yang terbaik di masing-masing fokus praktik mereka.

Kedua praktik tersebut dibagi menjadi empat pemeringkatan. Pertama, Top 30 Largest Law Firms: Corporate Practice 2021. Pada pemeringkatan adalah 30 peringkat kantor hukum dengan jumlah fee earners terbesar yang fokus menangani praktik korporasi (corporate law firm). Kedua, Recognized Midsize Corporate Practice 2021. Pada pemeringkatan ini adalah para kantor-kantor hukum yang jumlah fee earnersnya masuk dalam kategori menengah dan identitasnya sebagai kantor hukum yang menangani praktik korporasi.

Pemeringkatan ketiga adalah Top 30 Largest Law Firms: Litigation Practice 2021. Sebanyak 30 peringkat kantor hukum yang memiliki jumlah fee earners terbesar khususnya menangani praktik litigasi (litigation law firm) akan masuk pada kategori ini. Sedangkan yang terakhir adalah Recognized Midsize Litigation Practice 2021. Pada kategori ini adalah kantor hukum yang memiliki jumlah fee earner menengah dan fokus pada praktik litigasi.

Selamat bagi para pemenang, semoga hasil survei bisa menjadi insight yang baik bagi perkembangan dunia profesi hukum khususnya advokat di Indonesia. Selamat membaca!

Berita Terkait