Terbaru

Pendekatan Cerdas Menuju Kota dan Komunitas Sehat Selama Pandemi Covid-19

Transformasi Digital dalam layanan kesehatan adalah dampak positif dari kemajuan teknologi.
Oleh:
Mochamad Januar Rizki
Bacaan 3 Menit
Kepala Seksi Data Informasi dan Hubungan Masyarakat Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, dr Verry Adrian, dalam acara Dialog Para Pemangku Kepentingan V dengan mengangkat tema Pendekatan Cerdas Menuju Kota dan Komunitas yang Sehat, yang diselenggarakan Hukumonline bersama RuangWaktu, Rabu (15/7). Foto: RES
Kepala Seksi Data Informasi dan Hubungan Masyarakat Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, dr Verry Adrian, dalam acara Dialog Para Pemangku Kepentingan V dengan mengangkat tema Pendekatan Cerdas Menuju Kota dan Komunitas yang Sehat, yang diselenggarakan Hukumonline bersama RuangWaktu, Rabu (15/7). Foto: RES

Isu kesehatan menjadi bagian penting bagi masyarakat. Pandemi Covid-19 menyadarkan semua orang pentingnya menjaga tubuh hingga mengakses layanan kesehatan. Transformasi layanan kesehatan menjadi kewajiban saat ini sehingga masyarakat dapat layanan kesehatan secara mudah melalui teknologi. Selain itu, transformasi juga dibutuhkan pemerintah dan para pembuat kebijakan untuk menyusun program kesehatan masyarakat.

Kepala Seksi Data Informasi dan Hubungan Masyarakat Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, dr Verry Adrian menyampaikan pihaknya memiliki berbagai program transformasi kesehatan agar menciptakan lingkungan dan masyarakat sehat. Dasar hukumnya program Kabupaten/Kota Sehat sebagai Modal Awal Pengembangan Urban Health di Jakarta mengacu pada Peraturan Gubernur Nomor 117/2018 tentang Pedoman Penyelenggaraan Program Kabupaten/Kota Sehat.

“Transformasi Digital dalam layanan kesehatan adalah dampak positif dari kemajuan teknologi. Dalam rangka memfasilitasi keinginan masyarakat, Dinas Kesehatan telah mengimplementasikan Layanan Kesehatan Digital sejak lama dan diakselerasi dengan hadirnya Covid-19,” jelas Verry dalam sesi Dialog Kebijakan #4 dengan judul: "Pendekatan Cerdas Menuju Kota dan Komunitas yang Sehat" yang diselenggarakan oleh Tim Konsorsium Hukumonline dan RuangWaktu. (Baca: Pendekatan Cerdas Menuju Kota dan Komunitas yang Sehat)

Dalam menyediakan layanan kesehatan digital, Dinas Kesehatan Pemprov DKI Jakarta telah berkolaborasi dengan banyak pihak baik institusi pemerintah, akademisi dan perusahaan start up kesehatan. Dinas Kesehatan Pemprov DKI Jakarta juga terus membuka peluang pembangunan dan pengembangan layanan Kesehatan digital.

Verry juga menjelaskan beberapa potensi peluang, di antaranya sistem informasi manajemen puskesmas, sistem informasi manajemen RS, Cashless Payment, Integrated Reporting System, serta Telekonsultasi Audio Visual.

Dalam penerapan transformasi kesehatan, Verry juga menekankan pentingnya kolaborasi pentahelix antara pemerintah, masyarakat, akademisi, pelaku usaha dan media massa. Verry juga menekankan pentingnya penerapan kearifan lokal dalam transformasi digital kesehatan. Dia menjelaskan digitalisasi kesehatan khususnya dalam akses tidak dapat disamaratakan pada seluruh masyarakat.

“Kemudahan akses mempertimbangkan kearifan lokal tidak dapat bergantung pada satu strategi saja. Apakah semuanya bisa diselesaikan digitalisasi kesehatan? Ternyata tidak, butuh kearifan manusia makanya harus susun strategi kearifan lokal karena tidak semuanya bisa ditempatkan pada semua tempat,” jelas Verry.

Berita Terkait