Terbaru

Dewan Pers-IDI Beri Dukungan Pembentukan AMSI Crisis Center Covid-19

AMSI Crisis Center Covid-19 ini berupaya membantu pekerja media akibat terpapar Covid-19 dari sisi medis, psikologi, dan lain-lain. Tim Crisis Center Covid-19 akan menjajaki kerja sama dengan pihak lain.
Oleh:
Aida Mardatillah
Bacaan 4 Menit
Sejumlah narasumber dalam diskusi bertajuk 'Edukasi Penanganan Covid-19 bagi Pekerja Media' saat peluncuran AMSI Crisis Center Covid-19, Selasa (27/7/2021). Foto: AID
Sejumlah narasumber dalam diskusi bertajuk 'Edukasi Penanganan Covid-19 bagi Pekerja Media' saat peluncuran AMSI Crisis Center Covid-19, Selasa (27/7/2021). Foto: AID

Seiring meningkatnya jumlah pasien akibat Covid-19, termasuk pekerja media dan keluarga, Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) resmi membentuk AMSI Crisis Center Covid-19, Selasa (27/7/2021) kemarin. Peluncuran Crisis Center Covid-19 bagi pekerja media ini bersamaan dengan digelarnya Diskusi Publik tersebut bertajuk “Edukasi Penanganan Covid-19 bagi Pekerja Media.”

Panelis yang diskusi yang hadir dalam diskusi ini adalah dr. Adib Khumaidi, SpOT (Ketua Terpilih PB IDI & Ketua Perhimpunan Dokter Emergensi Indonesia); Sani Budiantini Hermawan, S.Psi. (Psikolog Sadari.id); dan dr. Widjanarko Brotosaputro (Direktur Pyridam Farma); dan Dr. dr. Lia G. Partakusuma, Sp.PK, MM, MARS (Sekjen Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia-PERSI).

Ketua Umum AMSI Wenseslaus Manggut mengatakan Tim Crisis Center Covid-19 ini berupaya membantu anggota akibat terpapar Covid-19. “Tim ini akan membantu pekerja media yang terpapar Covid-19, misalnya aspek medis seperti vitamin atau masker di daerah yang mungkin sulit mendapatkan. Termasuk aspek psikologi dan lain-lain, sehingga membutuhkan kolaborasi dengan para ahli,” ujar Wenseslaus Manggut saat Peluncuran AMSI Crisis Center Covid-19 secara daring, Selasa, (27/7/2021).  

Koordinator Utama AMSI Crisis Center COVID-19, Upi Asmaradhana, menyampaikan Tim Crisis Center Covid-19 dibentuk sebagai respons dari meningkatnya jumlah pekerja media yang terpapar Covid-19. Apalagi sektor ini sebagai salah satu sektor esensial yang tidak bisa berhenti saat kondisi bencana, termasuk pandemi Covid-19.

Upi menjelaskan Tim ini akan memberikan edukasi (preventif) pada anggota yang terpapar agar cepat pulih dengan harapan menurunkan angka fatalitas ke depan dan tidak ada lagi anggota yang terpapar. Ini adalah upaya yang dilakukan Tim Crisis Center Covid-19 di tengah keterbatasan kondisi saat ini.

Saat ini Tim Crisis Center Covid-19 terus menjajaki kerja sama dengan pihak-pihak lain,” kata Upi. (Baca Juga: AMSI Bakal Luncurkan Crisis Center Covid-19)

Ketua Dewan Pers Mohammad Nuh menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas nama Dewan Pers atas diluncurkannya AMSI Crisis Center Covid-19 untuk bersama-sama menangani Covid-19 terutama bagi pekerja media. “Alhamdulillah, Dewan Pers menyampaikan penghargaan atas upaya untuk meringankan beban pekerja media yang terpapar Covid-19,” ujar Mohammad Nuh.

Berita Terkait