Pojok MPR-RI

Syarief Hasan: Kematian Covid Rendah, Patut Diapresiasi dan Tetap Waspada

Peran kooperatif masyarakat yang sudah teredukasi dengan baik terkait penerapan disiplin protokol kesehatan juga menjadi penopang yang berkontribusi atas berkurangnya kasus harian Covid-19.
Oleh:
Tim Publikasi Hukumonline
Bacaan 1 Menit
Wakil Ketua MPR RI Syarief Hasan. Foto: Istimewa.
Wakil Ketua MPR RI Syarief Hasan. Foto: Istimewa.

JAKARTA - Pemerintah melalui juru bicara satuan tugas (satgas) penanganan Covid-19 menyatakan bahwa kasus positif Covid -19 dalam kurun waktu 8 minggu terakhir berhasil ditekan dan mengalami penurunan yang cukup signifikan. Berdasarkan laporan yang disampakan satgas, kasus harian akibat Covid-19 turun hingga 1.404 kasus per hari, dan terendah selama setahun ini.

Angka kematian harian akibat Covid-19 pun mencetak rekor terendah sepanjang tahun 2021 dengan angka 77 kasus. Hal ini disebabkan karena pemerintah merumuskan kebijakan yang secara responsif berpengaruh terhadap laju penekanan penularan kasus Covid harian. Peran kooperatif masyarakat yang sudah teredukasi dengan baik terkait penerapan disiplin protokol kesehatan juga menjadi penopang yang berkontribusi  atas berkurangnya kasus harian Covid-19.

“Saya melihat hingga hari ini kasus penularan covid-19 sudah dapat dikontrol oleh pemerintah. Hal yang semestinya dilakukan sejak awal pandemi dan saya mengapresiasi berbagai bentuk upaya yang dilakukan, mulai dari PPKM mikro, aksesibilitas vaksin yang mulai merata di seluruh wilayah Indonesia, serta berbagai kebijakan penunjang lainnya. Ya patut kita apresiasi,” ungkap Wakil Ketua MPR RI, Syarief Hasan.

Ia menambahkan, capaian yang didapat hari ini tentu merupakan buah dari proses pembelajaran, bagaimana kemudian yang paling penting adalah produk kebijakan yang dibuat pemerintah harus mengedepankan peran adaptif, dengan selalu berinovasi dan dapat melihat secara komprehensif permasalahan dari bawah.

"Secara pelaksanaan selalu terbuka terhadap masukan. Jadi yang paling penting memang jangan mudah puas dan harus tetap tegas. Saya rasa jika pemerintah tegas, masyarakat akan disiplin”, ujar politisi senior Partai Demorkrat ini.