Pojok MPR-RI

Ahmad Basarah Tekankan Persatuan Hadapi Covid-19

Basarah meminta seluruh pihak untuk tidak mengendurkan kedisiplinan dan kepatuhan untuk tetap menjaga prokes. Persatuan adalah kunci untuk bisa memenangkan pertarungan melawan Covid-19.
Oleh:
Tim Publikasi Hukumonline
Bacaan 2 Menit
 Ahmad Basarah Tekankan Persatuan Hadapi Covid-19
Ahmad Basarah Tekankan Persatuan Hadapi Covid-19

MALANG - Wakil Ketua MPR RI, Dr. Ahmad Basarah, M.H. menyelenggarakan kegiatan vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua, bagi warga Kecamatan Karangploso, Selasa (12/10/2021). Sebanyak 500 dosis vaksin yang disediakan ludes diserbu masyarakat pada acara yang digelar di Pendopo Aspirasi Ahmad Basarah, Desa Tawangargo, Kecamatan Karangploso.

Basarah yang juga menjabat sebagai Ketua DPP PDI Perjuangan menjelaskan, kegiatan ini merupakan rangkaian dari program vaksinasi nasional kerjasama antara Pemerintah dan DPR RI untuk melakukan vaksinasi di daerah pemilihannya masing-masing.

"Alhamdulillah tahap pertama ini saya mendapatkan distribusi vaksin sebanyak 9000 vaksin, dan sudah didistribusikan di beberapa titik, ada di Kota Batu, Kabupaten Malang, dan Kota Malang," kata Ahmad Basarah.

Sebagai bentuk partisipasi setiap Anggota DPR RI, untuk bisa mempercepat upaya pemerintah mencapai target herd immunity. Untuk itu, pihaknya juga menjamin setiap warga mendapatkan vaksin dosis kedua.

"Karena menurut standar WHO, herd immunity  atau kekebalan kelompok, itu hanya akan terbentuk ketika masyarakat atau pasien itu sudah disuntik vaksin Covid sampai tahap kedua," jelasnya.

Basarah mengatakan, setelah sukses mendistribusikan vaksin tahap pertama sebanyak 9000 dosis, jika masih diperlukan untuk percepatan pembentukan herd immunity di Malang Raya, pihaknya merencanakan akan kembali membawa 20 ribu dosis vaksin untuk tahap kedua.

Berdasarkan data, pencapaian vaksinasi di Indonesia merupakan salah satu yang terbaik di dunia. Berbagai pujian dari dunia internasional mengalir mengapresiasi pencapaian Presiden Joko Widodo.

Bahkan, Presiden Amerika Serikat, Joe Biden mengundang Presiden Jokowi untuk menjadi pembicara dalam Summit Meeting PBB, untuk memberikan pengarahan kepada dunia atas pencapaian Pemerintah Indonesia mengatasi pandemi Covid-19.

"Tetapi jangan lupa, pujian-pujian itu bisa jadi menjadi racun bagi kita semua," ujar Anggota Komisi X DPR RI tersebut.

Basarah mengingatkan, bagaimana ledakan kasus Covid-19 di Singapura yang terjadi belakangan merupakan akibat dari masyarakat yang terlena, abai terhadap prokes. Sehingga Singapura saat ini menghadapi tsunami Covid-19 selayaknya dialami oleh Indonesia 3 bulan yang lalu.

Oleh sebab itu, Basarah meminta seluruh pihak untuk tidak mengendurkan kedisiplinan dan kepatuhan untuk tetap menjaga prokes. Persatuan, lanjut dia, adalah kunci untuk bisa memenangkan pertarungan melawan "pasukan siluman" Covid-19 yang sampai saat ini masih bercokol di tanah air kita tercinta.

"Jadi persatuan dan bersatu di antara kita adalah cara melawan tentara kolonial, dan hari ini bersatunya TNI, Polisi, kekuatan nasionalis, kekuatan Islam juga cara untuk menghadapi tentara Covid-19 ini," ujar Basarah.