Pojok MPR-RI

Lestari Moerdijat: Guru adalah Teladan dalam Mewujudkan Bangsa Pembelajar

Guru sebagai garda terdepan pendidikan nasional, sudah seharusnya menjadi teladan untuk mewujudkan bangsa pembelajar yang mampu beradaptasi dan berdaya saing dalam menghadapi berbagai perubahan.
Oleh:
Tim Publikasi Hukumonline
Bacaan 2 Menit
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat. Foto: Istimewa.
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat. Foto: Istimewa.

JAKARTA - Salah satu tantangan terbesar di sektor pendidikan adalah bagaimana kita tetap mampu mewujudkan generasi penerus yang berdaya saing dan berakhlak mulia di era yang diwarnai berbagai perubahan ini. Peran guru sebagai pendidik sangat penting untuk mewujudkannya. Demikian diungkapkan Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (25/11) dalam menyambut Hari Guru yang diperingati setiap 25 November.

Menurut Lestari, peran guru di era yang penuh dengan perubahan ini sangat strategis sebagai pemberi berbagai pemahaman kepada generasi penerus bangsa lewat ilmu pengetahuan yang diajarkan.

Membentuk generasi penerus yang mampu beradaptasi dalam berbagai kondisi, ujar Rerie, sapaan akrab Lestari, merupakan upaya yang tidak mudah dan membutuhkan peningkatan kemampuan di kalangan para pendidik.

Semangat mau berubah untuk menjadi lebih baik di kalangan guru, tegas Rerie, harus terus digaungkan untuk meningkatkan daya adaptasi para pendidik dalam upaya menjawab tantangan zaman.

Di satu sisi, ujar Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu, guru diharuskan beradaptasi dalam pelaksanaan belajar mengajar.

"Di sisi lain guru dituntut mampu menjaga nilai-nilai luhur bangsa agar tetap dipahami dan dilaksanakan oleh peserta didik yang merupakan generasi penerus bangsa," kata Rerie yang juga anggota Komisi X DPR RI itu.


Karena itu, Rerie menegeaskan, perlu upaya yang konsisten dan sungguh-sungguh dari para pemangku kepentingan, untuk meningkatkan kapasitas dan keterampilan para guru agar mampu mempersiapkan generasi penerus yang berdaya saing dan berkarakter kuat, sebagaimana diamanatkan undang-undang.

"Hanya dengan generasi yang unggul dan berkarakter kuat bangsa ini mampu memenangi persaingan di era globalisasi yang tanpa batas ini,* kata Rerie.