Berita> Fokus

Fokus

Banyak Kelebihan Kongres via One Man One Vote
Anggota bisa leluasa memilih calon ketua umum sesuai dengan pilihannya, sehingga minim akan terjadinya kecurangan.
FAT
Lampu Kuning dari Pengadilan untuk Pengelolaan Air
Akses rakyat terhadap sumber-sumber daya air terpinggirkan oleh kepentingan bisnis. Jika tak dikelola dengan baik, air akan semakin menjadi barang mahal. Dua pengadilan memberi ‘warning’.
FNH/MYS
Mahkamah Partai Dulu, Pengadilan Kemudian
Mahkamah Partai menjadi forum penyelesaian konflik internal parpol. Kekuatan putusannya bisa final dan mengikat, tetapi tetap terbuka peluang masuk pengadilan.
MYS/ASH/ADY
Memperluas ‘Praperadilan’, Mempersempit ‘Penegak Hukum’
Hakim punya kesempatan untuk membuat penemuan hukum. Metodenya melalui penafsiran dan konstruksi hukum. Tetapi memperluas dan mempersempit hukum tak bisa dilakukan sembarangan.
MYS/M-22/NOV
Qanun Hukum Jinayah, Kitab Pidana ala Serambi Mekkah
Aceh sudah mengundangkan Qanun Hukum Jinayah. Berlaku setahun setelah diundangkan. Hukum acaranya pun sudah tersedia.
MYS/ASH
Sidang Tertutup, Bukan Sekadar Larangan Masuk Ruang Sidang
Para pihak, termasuk pengacara, seharusnya juga tidak membuka materi persidangan ke publik.
HAG/M-22
Episode Baru Cicak vs Buaya Jilid Tiga
BW dibebaskan polisi, statusnya tetap tersangka. Karena status tersangka pula BG tak urung dilantik dari Kapolri. Ada kemungkinan inilah episode baru perseteruan KPK dan Polri. Sikap presiden menentukan.
RFQ
Surat Edaran, ‘Kerikil’ dalam Perundang-Undangan
Selama puluhan tahun, Surat Edaran menjadi bagian dari kebijakan sejumlah lembaga negara. Daya ikat, kedudukan, dan mekanisme pengujiannya masih menjadi perdebatan.
MYS
Bayar Opportunity Cost, Memiskinkan Koruptor di Sektor SDA
KPK telah mengundang sejumlah akademisi untuk membuka peluang penjatuhan sanksi lebih berat kepada pelaku korupsi sektor sumber daya alam. Perhitungannya tak mudah.
M-22/MYS
Kitab-Kitab tentang Hukum yang Membebaskan
Semakin banyak karya tulis yang membahas gagasan Prof. Satjipto Rahardjo. Memahami Prof. Tjip lebih mudah jika sebelumnya sudah membaca karya-karyanya.
MYS