Rabu, 05 Agustus 2020

Pemilik Tanah Lama Tak Pernah Bayar PBB, Apakah Pemilik Baru yang Bayar?

Pemilik Tanah Lama Tak Pernah Bayar PBB, Apakah Pemilik Baru yang Bayar?

Pertanyaan

Pada tahun 2003, saya beli sebidang tanah. Pada waktu pembelian dilakukan dengan akta jual beli di hadapan notaris sampai balik nama atas nama saya sendiri. Permasalahannya adalah: pada waktu saya mau melakukan pembayaran PBB untuk tahun 2004 sekalian balik nama untuk pembayaran PBB menjadi nama saya, ternyata dari kantor pelayanan pajak minta agar saya melunasi pajak bumi dan bangunan sebelum tahun 2003. Mengapa pajak sebelum tahun 2003 harus dibebankan kepada saya? Kalau wajib pajak belum melakukan pembayaran, bukankah kewajiban pemerintah untuk menagih kepada pemilik yang lama untuk membayar pajak tersebut? Apa sanksinya jika saya tidak membayar pajak bumi dan bangunan sebelum tahun 2003?

Intisari Jawaban

Seharusnya, pajak bumi dan bangunan sebelum tahun 2003 tetap ditagih kepada pemilik lama dan pajak bumi dan bangunan setelah tahun 2003 ditagih kepada Anda sebagai pemilik baru.
 
Hal ini dikarenakan sertifikat tanah dan bukti pembayaran pajak bumi dan bangunan atau ketetapannya masih atas nama pemilik lama, bukan atas nama Anda.
 
Penjelasan lebih lanjut dapat Anda klik ulasan di bawah ini.

 

Lihat Ulasan Lengkap


Setiap artikel jawaban Klinik Hukum dapat Anda simak juga melalui twitter @klinikhukum, atau facebook Klinik Hukumonline.

Cari Jawaban
Rubrik ini disediakan bagi anda untuk mengajukan persoalan hukum yang anda hadapi. Rubrik ini diperuntukkan hanya kepada member hukumonline.com
Jika anda member Hukumonline,
silakan Login, atau Daftar ID anda.
Kirim Pertanyaan ke hukumonline.com
 
[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua