Hukumnya Mengiklankan Logo Merek Tanpa Izin

Bacaan 7 Menit
Hukumnya Mengiklankan Logo Merek Tanpa Izin
Pertanyaan

Dalam jual beli barang misalnya plasma, LCD, komputer, notebook, seringkali distributor/agen mengiklankan melalui media massa dengan memasang logo produk yang dijualnya. Sedangkan di Indonesia ada perusahaan (misalnya PT ABC) yang mempunyai License Agreement dengan perusahaan induk di negara lain yang berhak memakai merek perusahaan induk dalam berbisnis di Indonesia dan harus membayar semacam royalti. Apakah agen/distributor yang berdagang multimedia di atas menyalahi peraturan merek yaitu memasang iklan dengan mencantumkan logo produk? (misalnya memasang logo Toshiba, NEC, dll). Apakah PT ABC sebagai pemegang lisensi merek berhak melakukan klaim bagi mereka yang memasang iklan dengan mencantumkan logo yang license-nya dimiliki PT ABC?

Intisari Jawaban

Untuk menggunakan suatu merek terdaftar, diperlukan izin kepada pemilik merek salah satunya melalui perjanjian lisensi. Pemberian lisensi sendiri dapat bersifat eksklusif atau non-eksklusif. Selain itu, ada pula yang disebut dengan sublisensi.

Sehingga sebelum menentukan agen/distributor tersebut melanggar hukum atau tidak, perlu diketahui terlebih dahulu hubungan perjanjian lisensi serta perjanjian lainnya dengan agen/distributor yang bersangkutan.

Penjelasan lebih lanjut dapat Anda klik ulasan di bawah ini.

Punya Masalah Hukum Yang Sedang Dihadapi?
Mulai dari Rp 30.000
Powered By Justika