Di-PHK karena Efisiensi, Ini Hak Karyawan

Bacaan 5 Menit
Di-PHK karena Efisiensi, Ini Hak Karyawan
Pertanyaan

Pada November tahun lalu, saya interview kerja di Batam dan setelah lulus tes saya diterima bekerja ditempatkan di Jakarta pada 1 Desember sebagai GM. Saya disuruh menandatangani surat perjanjian kerja sama di mana salah satu bunyinya masa percobaan enam bulan dan setelah bekerja sampai 15 April saya disuruh menandatangani surat PHK dengan alasan krisis dan penyusutan karyawan (efisiensi). Yang menjadi pertanyaan saya, sesuai dengan kondisi saya, kira-kira hak apa yang bisa saya dapat dan bila atasan saya berkeras tidak mau ikuti ketentuan undang-undang yang ada?

Intisari Jawaban

Perjanjian kerja untuk waktu tidak tertentu (PKWTT) dapat mensyaratkan masa percobaan kerja maksimal 3 bulan dengan catatan hanya boleh diadakan dalam satu kali masa percobaan kerja.

Bila pekerja kemudian di-PHK dengan alasan efisiensi, apa saja hak-hak yang seharusnya ia terima serta berapa besaran menurut Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2021 tentang Perjanjian Kerja Waktu Tertentu, Alih Daya, Waktu Kerja dan Waktu Istirahat, dan Pemutusan Hubungan Kerja?

Penjelasan lebih lanjut dapat Anda klik ulasan di bawah ini.