Hukumnya Menikahi Perempuan yang Memiliki Anak Hasil Zina

Bacaan 11 Menit
Hukumnya Menikahi Perempuan yang Memiliki Anak Hasil Zina
Pertanyaan

Ada seorang perempuan sudah menikah menjadi TKI di luar negeri selama 4 tahun. Selama itu juga dia meninggalkan suaminya dengan maksud memang sudah tidak mau berhubungan dengan suaminya karena berbagai masalah. Setelah pulang ke Indonesia ternyata perempuan tersebut telah hamil 3 bulan dengan pacarnya sewaktu di luar negeri. Karena tidak berani pulang ke rumah, dia menuju rumah keluarga di Kalimantan sampai melahirkan. Setelah melahirkan hal tersebut terungkap dan keluarga perempuan tersebut mengetahuinya. Pada akhirnya dia pulang ke keluarganya membawa anak berumur 4 bulan, bersama itu pula suaminya menceraikanya. Dan sekarang perempuan tersebut menjadi janda dan mempunyai anak hasil zina. Yang ingin saya tanyakan, saya seorang lajang 27 tahun jika saya ingin menikahi janda tersebut apa saja yang hendaknya saya lakukan? Bagaimana status anak zinanya? Apakah anak tersebut bisa menjadi anak saya secara hukum? Bagaimana akta nya? Mohon pencerahannya.

 

Intisari Jawaban
?
Apabila Anda hendak menikahi janda tersebut, maka Anda harus menunggu sampai waktu tunggu wanita tersebut berakhir. Apabila waktu tunggu tersebut telah dilalui, maka tidak ada lagi larangan bagi Anda untuk menikahi janda tersebut.
?
Status anak yang dilahirkan oleh janda tersebut dengan pacarnya di luar negeri memang benar anak hasil zina/anak luar kawin. Anak yang dilahirkan di luar perkawinan hanya mempunyai hubungan perdata dengan ibunya dan keluarga ibunya serta dengan laki-laki sebagai ayahnya yang dapat dibuktikan berdasarkan ilmu pengetahuan dan teknologi dan/atau alat bukti lain menurut hukum mempunyai hubungan darah, termasuk hubungan perdata dengan keluarga ayahnya.
?
Jika Anda menikah dengan si janda tersebut, maka anak dari janda yang bersangkutan statusnya adalah anak tiri Anda. Dengan demikian, secara hukum Anda tidak dimungkinkan untuk mengakui anak tersebut sebagai anak Anda.
?
Soal akta kelahiran, nama Anda sebagai ayah tentu tidak dapat dicantumkan dalam akta kelahiran karena Anda bukanlah ayah kandung dan bahkan tidak ada pengakuan juga dari ayah kandungnya untuk mencantumkan namanya di akta kelahiran anak kandungnya. Di akta kelahiran, hanya bisa tercantum nama ibu kandungnya.
?
Penjelasan lebih lanjut dapat Anda simak dalam ulasan di bawah ini.
?