E-mail Sebagai Alat Bukti Perkara Perdata

Bacaan 6 Menit
<i>E-mail</i> Sebagai Alat Bukti Perkara Perdata
Pertanyaan

Apakah bisa e-mail dijadikan sebagai alat bukti pada proses persidangan perdata?

 

Intisari Jawaban
?
Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik telah mempertegas kedudukan e-mail sebagai salah satu informasi elektronik yang dapat dijadikan sebagai alat bukti yang sah.
?
Karena dalam hukum acara perdata tidak ada alat bukti petunjuk sebagaimana pada hukum acara pidana, maka e-mail yang kemudian diubah menjadi bentuk cetak adalah termasuk alat bukti surat.
?
Penjelasan lebih lanjut dapat Anda simak dalam ulasan di bawah ini.
?