Risiko Pidana Merekam Aktivitas Seksual dengan Handphone

Bacaan 10 Menit
Risiko Pidana Merekam Aktivitas Seksual dengan Handphone
Pertanyaan

Keponakan perempuan saya yang berumur 17 tahun mendapatkan ancaman SMS mengenai penyebaran video asusila yang dilakukannya dengan mantan pacarnya. Video itu berisi adegan keponakan saya melakukan aktivitas seksual dengan pacarnya dan direkam melalui handphone. Kami ingin menyelesaikan secara kekeluargaan dan menyuruh pelaku untuk menyerahkan bukti rekamannya kepada saya juga menandatangani surat pernyataan dan perjanjian bahwa pelaku tidak akan menyebarkan dan mengganggu keponakan saya lagi. Pasal apa yang bisa saya ajukan di dalam surat pernyataan tersebut supaya keponakan saya tidak terlibat? Mengingat usianya masih masuk kategori anak di bawah umur. Terima kasih. Saya harapkan jawaban secepatnya.

Intisari Jawaban
?
Mengenai ancaman, hal yang perlu diperhatikan ialah apakah ancaman tersebut untuk memberikan keuntungan secara ekonomis atau tidak. Apabila ancaman tersebut dimaksudkan untuk memberikan keuntungan secara ekonomis, maka dapat diterapkan Pasal 27 ayat (4) Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (?UU ITE?) dan perubahannya.
?
Sedangkan, apabila ancaman tersebut hanya untuk menakut-nakuti secara pribadi atau ancaman kekerasan dan bukan berdasarkan motif mendapatkan keuntungan ekonomis, dapat diterapkan Pasal 29 UU ITE.
?
Berdasarkan uraian cerita Anda, telah terpenuhi pengancaman berdasarkan perbuatan pelaku, tetapi yang masih menjadi pertanyaan adalah motif pelaku, apakah untuk mendapatkan keuntungan (Pasal 27 ayat (4) UU ITE) atau motif lain (Pasal 29 UU ITE).
?
Apa bunyi pasal-pasal tersebut dan apa sanksinya? Penjelasan lebih lanjut dapat Anda simak ulasan di bawah ini.
?