Senin, 10 August 2020

Cara Pembatalan Fatwa Waris Jika Ada Ahli Waris yang Keberatan

Cara Pembatalan Fatwa Waris Jika Ada Ahli Waris yang Keberatan

Pertanyaan

Pertanyaan saya: 1. Apakah fatwa waris dapat dibatalkan? 2. Apa prosedur/syarat-syarat dalam pengajuan fatwa waris? 3. Setelah saya melakukan riset di internet, ternyata fatwa waris harus dilakukan pada sidang dan para ahli waris dihadirkan ke persidangan, tetapi kala itu saya tidak mengetahui dan hanya menandatangani fatwa waris tersebut dan saya tidak dihadirkan di muka pengadilan. 4. Karena pada masalah ini menyangkut aset dari waris yang seharusnya dapat saya pakai untuk meneruskan sekolah hukum.

Intisari Jawaban

Fatwa waris adalah jawaban atas masalah hukum waris. Jawaban yang dimaksud adalah berisi tentang siapa ahli waris, siapa ahli waris yang berhak mewarisi harta waris, berapa harta waris dan berapa bagian masing-masing ahli waris (perhitungan).
 
Permohonan penetapan fatwa waris diajukan kepada Pengadilan Agama. Karena berupa permohonan dan produk hukumnya berupa penetapan, pada prinsipnya, berarti para pihak itu tidak ada sengketa dan biasanya pembagian waris diselesaikan dengan jalan musyawarah.
 
Upaya hukum yang dapat dilakukan jika tidak setuju dengan fatwa waris adalah kasasi ke Mahkamah Agung atau mengajukan gugatan perdata.
 
Penjelasan lebih lanjut dapat Anda klik ulasan di bawah ini.

 

Lihat Ulasan Lengkap

Setiap artikel jawaban Klinik Hukum dapat Anda simak juga melalui twitter @klinikhukum, atau facebook Klinik Hukumonline.

Cari Jawaban
Rubrik ini disediakan bagi anda untuk mengajukan persoalan hukum yang anda hadapi. Rubrik ini diperuntukkan hanya kepada member hukumonline.com
Jika anda member Hukumonline,
silakan Login, atau Daftar ID anda.
Kirim Pertanyaan ke hukumonline.com
 
[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua