Larangan Rangkap Jabatan Tenaga Kerja Asing

Bacaan 6 Menit
Bacaan 6 Menit
Larangan Rangkap Jabatan Tenaga Kerja Asing
Pertanyaan

Saya mau bertanya mengenai penggunaan tenaga kerja asing (TKA). Jadi begini, ada contoh kasus yaitu TKA ini sudah menjabat sebagai Kepala Kantor Perwakilan di Indonesia, kemudian TKA ini juga mau menjadi Presiden Direktur di suatu perusahaan PMA di Indonesia. Pertanyaannya adalah apakah hal tersebut dimungkinkan bila seorang TKA rangkap jabatan dengan dua jabatan yang berbeda (satu sebagai kepala kantor perwakilan dan satu lagi sebagai presdir)? Jadi, menjabat sebagai presdir tanpa perlu resign dulu dari jabatan sebelumnya. Dasar hukumnya apa? Salam.

Intisari Jawaban
?
Tidak ada larangan Tenaga Kerja Asing (?TKA?) merangkap jabatan. Seorang TKA dapat merangkap jabatan namun ada syaratnya. Pemberi kerja TKA dapat mempekerjakan TKA yang sedang dipekerjakan pemberi kerja TKA lain dan TKA tersebut harus mendapatkan persetujuan dari pemberi kerja pertama, namun dalam jabatan:
  1. direktur atau komisaris yang bukan pemegang saham; atau
  2. sektor tertentu meliputi sektor pendidikan dan pelatihan vokasi, sektor ekonomi digital, serta sektor migas bagi kontraktor kontrak kerja sama.
?
Apa persyaratan lainnya? Penjelasan lebih lanjut dapat Anda simak dalam ulasan di bawah ini.
?