Senin, 17 Desember 2018

Tindak Pidana yang Terkait Hubungan Pasangan Sesama Jenis

Tindak Pidana yang Terkait Hubungan Pasangan Sesama Jenis

Pertanyaan

Tersangka banci (B) 40 tahun, dilaporkan ke polisi oleh ortu (M) dari si korban (J) 16 tahun. B dan J sama-sama berjenis kelamin laki-laki (homo). Awal cerita, mereka bertemu dan berhubungan sejak awal 2012 sampai 2013. Setiap hari si J selalu datang ke rumah si B atas kemauannya sendiri, dan mereka melakukan hubungan sebagaimana layaknya suami istri. Ternyata tanpa sepengetahuan si B, si J telah sengaja diam-diam membuat rekaman video, sewaktu mereka melakukan hubungan sebagaimana layaknya suami istri melalui hp. Pada awal 2013 si J meminta dibelikan sepeda motor baru, tetapi si B tidak sanggup untuk membelikan karena tidak ada uang. Kemudian, si J kesal dan mengadu, serta memperlihatkan video tersebut kepada ayahnya. Kemudian, ayahnya melapor ke polisi bahwa anaknya J telah dicabuli dengan membawa bukti video tersebut yang isinya mau sama mau. Akhir cerita si B digiring ke polsek dan sudah 6 hari dipenjara, tetapi tidak ada kepastian kapan disidang karena ayah si korban tidak mau berdamai. Pertanyaannya, apa yang harus kami lakukan jika keluarga korban tidak mau berdamai secara kekeluargaan? Apa langkah yang harus kami ambil seandainya tidak mau berdamai untuk meringankan hukuman tersangka. Kami keluarga tersangka menginginkan jalan terbaik agar masalah ini cepat selesai. Mohon maaf jika kata-kata dari kami ada yang salah. Terima kasih.

Intisari Jawaban

Tindakan si B merupakan tindak pidana perbuatan cabul yang dilakukan terhadap anak dengan jenis kelamin yang sama sebagaimana diatur dalam Pasal 292 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.
Ketentuan pidana tersebut adalah delik biasa, oleh karena itu, pencabutan laporan oleh keluarga korban tidak dapat menghentikan proses hukum atas kasus tersebut.
Lantas langkah hukum apa yang dapat Anda dan B lakukan? Penjelasan lebih lanjut, silakan baca ulasan di bawah ini.

 

Lihat Ulasan Lengkap

Ingin Masalah Anda Segera Tuntas?

Percayakan masalah hukum Anda ke ahlinya. Hubungi konsultan hukum profesional, hanya Rp299.000,- per 30 menit.

Setiap artikel jawaban Klinik Hukum dapat Anda simak juga melalui twitter @klinikhukum, atau facebook Klinik Hukumonline.

Cari Jawaban
Rubrik ini disediakan bagi anda untuk mengajukan persoalan hukum yang anda hadapi. Rubrik ini diperuntukkan hanya kepada member hukumonline.com
Jika anda member Hukumonline,
silakan Login, atau Daftar ID anda.
Kirim Pertanyaan ke hukumonline.com
 
[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua