Jaminan Kecelakaan Kerja Bagi Karyawan Kontrak

Bacaan 14 Menit
Jaminan Kecelakaan Kerja Bagi Karyawan Kontrak
Pertanyaan

Saya adalah mantan seorang karyawan kontrak salah satu pabrik di Karawang. Dua tahun lalu saya mendapat kecelakaan kerja yang membuat satu ruas jari tengah kanan saya diamputasi. Namun, akhir tahun kemarin saya habis kontrak dan perusahaan seolah tak mau tahu dengan situasi dan kondisi saya saat itu dan memberhentikan saya sesuai dengan kontrak kerja. Bagaimana hukumnya perusahaan yang melakukan hal seperti ini? Apa yang harus saya lakukan? Terima kasih.

 

Intisari Jawaban

?

Pada dasarnya setiap Pemberi Kerja selain penyelenggara negara wajib mendaftarkan dirinya dan Pekerjanya sebagai Peserta dalam program Jaminan Kecelakaan Kerja (?JKK?) dan Jaminan Kematian kepada BPJS Ketenagakerjaan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Dalam hal Pemberi Kerja selain penyelenggara negara nyata-nyata lalai tidak mendaftarkan Pekerjanya, Pekerja berhak mendaftarkan dirinya sendiri dalam program jaminan sosial kepada BPJS Ketenagakerjaan sesuai program yang diwajibkan dalam penahapan kepesertaan.

?

Kecelakaan kerja yang membuat satu ruas jari tengah kanan Anda diamputasi ini merupakan suatu kondisi yang disebut dengan cacat sebagian anatomis. Atas hal ini, Anda berhak untuk mendapatkan manfaat JKK, berupa pelayanan kesehatan dan santunan berupa uang, salah satunya adalah santunan cacat. Rumusan santunan cacat sebagian anatomis adalah: % sesuai tabel x 80 x upah sebulan.

?

Pemberi Kerja wajib membayar terlebih dahulu biaya pengangkutan peserta yang mengalami Kecelakaan Kerja atau penyakit akibat kerja ke rumah sakit dan/atau ke rumahnya termasuk biaya pertolongan pertama pada kecelakaan dan santunan sementara tidak mampu bekerja.

?

Pemberi Kerja dapat meminta penggantian santunan berupa uang tersebut kepada BPJS Ketenagakerjaan pada saat pelaporan Kecelakaan Kerja tahap 2 dengan melampirkan:

a. kuitansi biaya pengangkutan dan pertolongan pertama pada kecelakaan; dan

b. bukti pembayaran upah selama pekerja tidak mampu bekerja atau santunan sementara tidak mampu bekerja.

?

Jika Pemberi Kerja belum mengikutsertakan pekerjanya dalam program JKK kepada BPJS Ketenagakerjaan, dalam hal terjadi resiko terhadap pekerjanya maka pemberi kerja wajib membayar hak pekerja sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

?

Penjelasan lebih lanjut, silakan baca ulasan di bawah ini.

?