Jumat, 28 August 2020

Hak Ahli Waris Pekerja Nonpeserta BPJS yang Meninggal Dunia

Hak Ahli Waris Pekerja Nonpeserta BPJS yang Meninggal Dunia

Pertanyaan

Sehubungan dengan kejadian gempa dan tsunami di Palu beberapa waktu lalu, salah satu korban yang meninggal dunia adalah pekerja dari luar daerah Palu yang belum menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, karena belum sempat didaftarkan. Pertanyaan saya: 1. Bagaimana penyelesaian terbaik untuk masalah ini, antara ahli waris dan perusahaan yang mempekerjakannya? 2. Apa saja hak-hak yang seharusnya diterima ahli waris?

Intisari Jawaban

Pemberi kerja selain penyelenggara negara yang belum mengikutsertakan pekerja dalam program Jaminan Kecelakaan Kerja dan/atau Jaminan Kematian pada Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan wajib membayar hak pekerja atas manfaat jaminan sesuai dengan yang ditetapkan dalam ketentuan peraturan perundang-undangan.
 
Manfaat yang didapatkan oleh ahli waris atas kematian pekerja tersebut berupa:
  1. santunan sekaligus Rp20 juta diberikan kepada ahli waris peserta;
  2. santunan berkala yang dibayarkan sekaligus sebesar Rp12 juta diberikan kepada ahli waris peserta;
  3. biaya pemakaman sebesar Rp10 juta diberikan kepada ahli waris peserta dan dalam hal peserta tidak ada ahli waris, biaya pemakaman diberikan kepada pihak yang mengurus pemakaman; dan
  4. beasiswa pendidikan bagi paling banyak 2 anak dari peserta yang telah memiliki masa iur paling singkat 3 tahun dan meninggal dunia bukan akibat kecelakaan kerja. Beasiswa diberikan berkala setiap tahun sesuai dengan tingkat pendidikan anak peserta.
 
Penjelasan lebih lanjut dapat Anda klik ulasan di bawah ini.

 

Lihat Ulasan Lengkap

Setiap artikel jawaban Klinik Hukum dapat Anda simak juga melalui twitter @klinikhukum, atau facebook Klinik Hukumonline.

Cari Jawaban
Rubrik ini disediakan bagi anda untuk mengajukan persoalan hukum yang anda hadapi. Rubrik ini diperuntukkan hanya kepada member hukumonline.com
Jika anda member Hukumonline,
silakan Login, atau Daftar ID anda.
Kirim Pertanyaan ke hukumonline.com
 
[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua