Rabu, 28 November 2018

Bisakah Dipidana Jika Memukul Anak Orang Lain Tanpa Melukai?

Bisakah Dipidana Jika Memukul Anak Orang Lain Tanpa Melukai?

Pertanyaan

Anak saya digigit oleh anak tetangga hingga persendian jempolnya memar. Karena shock, sebagai seorang ibu, istri saya tidak terima anaknya dilukai, maka ia pun menghukum anak tersebut dengan memukul tangan pelaku dengan telapak tangan tanpa maksud melukai dan memang tidak sampai luka. Tapi, orang tua pelaku yang kebetulan polisi tidak terima anaknya dipukul dan marah-marah hingga istri saya dan tetangga hampir dipukul olehnya. Setelah berdebat akhirnya dia pergi, saya pikir persoalan sudah selesai sampai di situ, tapi ternyata istrinya tidak terima dan mengancam akan melaporkan ke polisi. Apakah yang dilakukan istri saya dapat dikategorikan tindak pidana? Kalau ternyata betul dia melaporkan ke polisi, apakah saya juga dapat melaporkan apa yang dilakukan anaknya terhadap anak saya sebagai tindakan pidana? Mengingat saat itu anaknya yang lebih dulu melukai anak saya, pelaku dan anak saya masih di bawah 5 tahun.

Intisari Jawaban

Tindakan istri Anda yang memukul tangan anak tersebut, meskipun tidak sampai luka sudah merupakan suatu penganiayaan terhadap anak dan dapat dipidana berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dan perubahannya.
Selanjutnya, mengenai tindakan anak tetangga yang menggigit anak Anda hingga persendian jempolnya memar, juga dapat dikualifikasi sebagai Tindak Pidana Penganiayaan, akan tetapi sejak diundangkannya Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak, suatu tindak pidana yang dilakukan oleh anak yang umurnya di bawah 8 tahun dan belum berumur 12 (dua belas) tahun maka penyidik, pembimbing kemasyarakatan, dan pekerja sosial profesional mengambil keputusan untuk:
  1. menyerahkannya kembali kepada orang tua/Wali; atau
  2. mengikutsertakannya dalam program pendidikan, pembinaan, dan pembimbingan di instansi pemerintah atau Lembaga Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial (LPKS) di instansi yang menangani bidang kesejahteraan sosial, baik di tingkat pusat maupun daerah, paling lama 6 (enam) bulan.
Penjelasan lebih lanjut dan contoh kasusnya dapat Anda simak ulasan di bawah ini.

 

Lihat Ulasan Lengkap

Ingin Masalah Anda Segera Tuntas?

Percayakan masalah hukum Anda ke ahlinya. Hubungi konsultan hukum profesional, hanya Rp299.000,- per 30 menit.

Setiap artikel jawaban Klinik Hukum dapat Anda simak juga melalui twitter @klinikhukum, atau facebook Klinik Hukumonline.

Cari Jawaban
Rubrik ini disediakan bagi anda untuk mengajukan persoalan hukum yang anda hadapi. Rubrik ini diperuntukkan hanya kepada member hukumonline.com
Jika anda member Hukumonline,
silakan Login, atau Daftar ID anda.
Kirim Pertanyaan ke hukumonline.com
 
[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua