Selasa, 22 May 2018

Langkah Hukum Jika Pengunduran Diri Bekerja Ditolak

Langkah Hukum Jika Pengunduran Diri Bekerja Ditolak

Pertanyaan

Saya seorang karyawan swasta. Karena saya menderita sakit liver akut, maka saya memutuskan mengundurkan diri dari pekerjaan dan memilih lebih fokus berobat. Akan tetapi, perusahaan menunda pengunduran diri saya dan meminta untuk tetap bekerja. Apabila tidak dilaksanakan, perusahaan akan menerapkan aturan ketat dan menindak saya sesuai dengan aturan yang berlaku. Langkah apa yang harus saya ambil untuk menghadapi perusahaan? Terima kasih.

Intisari Jawaban

Secara umum, pengunduran diri yang dilakukan harus memenuhi syarat-syarat yang diatur dalam Pasal 162 ayat (3) Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan (UU 13/2003) berikut:
  1. mengajukan permohonan pengunduran diri secara tertulis selambat-lambatnya 30 hari sebelum tanggal mulai pengunduran diri;
  2. tidak terikat dalam ikatan dinas; dan
  3. tetap melaksanakan kewajibannya sampai tanggal mulai pengunduran diri.
Terkait pengajuan permohonan pengunduran diri selambat-lambatnya 30 hari sebelum tanggal pengunduran diri, sebenarnya hal ini sebagai persiapan untuk perusahaan mencari pengganti dari orang yang mengundurkan diri itu.
Menurut hemat kami, jika Anda telah memenuhi ketiga syarat pengunduran diri di atas, maka seharusnya tidak ada alasan bagi perusahaan untuk tetap menyuruh Anda bekerja, karena perusahaan sudah mempunyai waktu 30 hari untuk mencari pengganti Anda.
Jika antara Anda dan perusahaan ada ketidaksesuaian pendapat mengenai pengunduran diri Anda (pengakhiran hubungan kerja yang dilakukan oleh Anda sebagai karyawan), maka dapat dikatakan terjadi perselisihan pemutusan hubungan kerja, yaitu perselisihan yang timbul karena tidak adanya kesesuaian pendapat mengenai pengakhiran hubungan kerja yang dilakukan oleh salah satu pihak.
Langkah yang dapat diambil adalah dengan terlebih dahulu menyelesaikannya upaya kekeluargaan dengan musyawarah mufakat antara Anda dengan perusahaan. Anda perlu menjelaskan dengan baik bahwa alasan Anda mengundurkan diri adalah karena penyakit Anda, dan pastikan Anda telah memenuhi semua syarat pengunduran diri. Apabila gagal, Anda dapat menempuh jalur tripartit dengan mencatatkan perselisihan ini kepada instansi yang bertanggung jawab di bidang ketenagakerjaan. Nantinya, Anda dan perusahaan akan ditawarkan upaya penyelesaian perselisihan, yaitu melalui mediasi atau konsiliasi untuk perselisihan pemutusan hubungan kerja. Apabila hal ini gagal juga, Anda dapat mengajukan perselisihan Anda ke Pengadilan Hubungan Industrial.
Penjelasan lebih lanjut dapat Anda simak dalam ulasan di bawah ini.

 

Lihat Ulasan Lengkap

Setiap artikel jawaban Klinik Hukum dapat Anda simak juga melalui twitter @klinikhukum, atau facebook Klinik Hukumonline.

Cari Jawaban
Rubrik ini disediakan bagi anda untuk mengajukan persoalan hukum yang anda hadapi. Rubrik ini diperuntukkan hanya kepada member hukumonline.com
Jika anda member Hukumonline,
silakan Login, atau Daftar ID anda.
Kirim Pertanyaan ke hukumonline.com
MITRA : Bung Pokrol
Made Wahyu Arthaluhur, S.H. mendapatkan gelar sarjana hukum dari Universitas Indonesia pada 2018 dengan mengambil Program Kekhususan I (Hukum tentang Hubungan Antar Sesama Anggota Masyarakat)
 
[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua