Rabu, 04 Maret 2020

Hukumnya Mempekerjakan Pekerja Hamil pada Pukul 15.00-23.00

Hukumnya Mempekerjakan Pekerja Hamil pada Pukul 15.00-23.00

Pertanyaan

Saya seorang pekerja outsourcing wanita sudah lima tahun dikontrak di sebuah pabrik di Bekasi. Tiba-tiba pimpinan PT saya yang sekarang merotasi saya tanpa alasan yang jelas untuk kerja shift, padahal saat ini kondisi saya sedang hamil dengan usia kandungan lima bulan. Yang saya ingin tanyakan, ada tidak larangan bagi wanita yang sedang hamil untuk bekerja pada malam hari dengan jam kerja 15.00 - 23.00? Apakah tanggung jawab sebuah perusahaan hanya sebatas dari kantor dan keluar kantor? Karena setahu saya tanggung jawab perusahaan itu dari kita berangkat kerja sampai tiba kembali ke rumah.

Intisari Jawaban

Wanita hamil pada dasarnya hanya dilarang dipekerjakan di antara pukul 23.00 – 07.00. Namun di sisi lain, Peraturan Daerah Kabupaten Bekasi Nomor 4 Tahun 2016 tentang Ketenagakerjaan justru melarang sepenuhnya pengusaha untuk mempekerjakan wanita hamil pada malam hari, yaitu setelah pukul 18.00. Pelanggaran terhadap ketentuan tersebut dapat dijerat hukum pidana.
 
Penjelasan lebih lanjut dapat Anda klik ulasan di bawah ini.

 

Lihat Ulasan Lengkap

Setiap artikel jawaban Klinik Hukum dapat Anda simak juga melalui twitter @klinikhukum, atau facebook Klinik Hukumonline.

Cari Jawaban
Rubrik ini disediakan bagi anda untuk mengajukan persoalan hukum yang anda hadapi. Rubrik ini diperuntukkan hanya kepada member hukumonline.com
Jika anda member Hukumonline,
silakan Login, atau Daftar ID anda.
Kirim Pertanyaan ke hukumonline.com
MITRA : Si Pokrol
Tri Jata Ayu Pramesti mendapatkan gelar sarjana hukum dari Universitas Indonesia pada 2011 dengan mengambil Program Kekhususan IV (Hukum tentang Kegiatan Ekonomi). 
 
[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua