Bolehkah Dilakukan Kampanye Pada Masa Reses?

Bacaan 12 Menit
Bolehkah Dilakukan Kampanye Pada Masa Reses?
Pertanyaan

Sejak masa sidang telah ditutup, anggota Dewan memasuki masa reses selama kurang lebih satu bulan. Selama masa reses, hampir semua anggota Dewan turun ke daerah pemilihan untuk menyerap aspirasi rakyat. Bagaimana aturannya kalau kegiatan Reses ini dimanfaatkan oleh para anggota Dewan yang menjadi Calon Legislatif (Caleg) untuk Kampanye?

Intisari Jawaban
?
Kampanye Pemilu adalah kegiatan Peserta Pemilu atau pihak lain yang ditunjuk oleh Peserta Pemilu untuk meyakinkan Pemilih dengan menawarkan visi, misi, program dan/atau citra diri Peserta Pemilu.
?
Kampanye harus dilakukan pada waktu, tanggal dan tempat yang ditetapkan dengan keputusan Komisi Pemilihan Umum. Sementara itu, masa reses merupakan masa dimana para Anggota Dewan bekerja di luar gedung DPR, menjumpai konstituen di daerah pemilihannya (Dapil) masing-masing. Pelaksanaan tugas Anggota Dewan di dapil dalam rangka menjaring, menampung aspirasi konstituen serta melaksanakan fungsi pengawasan dikenal dengan kunjungan kerja. Kunjungan kerja ini bisa dilakukan oleh Anggota Dewan secara perseorangan maupun secara berkelompok.
?
Itu artinya dalam konteks pertanyaan Anda, anggota Dewan Perwakilan Rakyat yang juga merupakan calon peserta pemilu legislatif, tidak boleh melakukan kampanye pada masa reses.
?
Jika ada orang yang sengaja melakukan Kampanye Pemilu di luar jadwal yang telah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum, Komisi Pemilihan Umum Provinsi, dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota untuk setiap Peserta Pemilu maka dapat dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 (satu) tahun dan denda paling banyak Rp 12 juta.
?
Penjelasan lebih lanjut dapat Anda simak dalam ulasan di bawah ini.
?