Jika Terganggu Aktivitas Hotel ‘Gelap’, Lakukan Ini

Bacaan 7 Menit
Jika Terganggu Aktivitas Hotel ‘Gelap’, Lakukan Ini
Pertanyaan

Di lingkungan rumah saya terdapat sebuah bangunan yang berbentuk bangunan hotel. Warga berbondong-bondong untuk menghentikan kegiatan usaha tersebut. Karena tidak ada izin dari RT maupun RW setempat dan ternyata dialihfungsikan oleh pemiliknya menjadi travel. Sampai saat ini belum ada kebenaran kegiatan usaha apa yang dilakukan di dalam bangunan tersebut karena tidak ada penamaan kegiatan usaha maupun nama usahanya. Warga masyarakat sering melihat sepasang kekasih atau orang-orang yang mendatangi hotel tersebut untuk menginap. Pertanyaannya: 1. Bagaimana apabila kami ingin menghentikan kegiatan usaha ilegal tersebut dengan jalur hukum? 2. Upaya hukum seperti apa yang dapat dijatuhkan untuk kegiatan usaha ilegal ini? 3. Dan bagaimana kita dapat membuktikan agar kegiatan usaha ilegal ini ditutup?

Intisari Jawaban

Untuk mengetahui legalitas pendirian bangunan gedung yang dijalankan sebagai hotel, terdapat beberapa perizinan yang harus diperiksa kesesuaiannya.

Pertama, terkait bangunan gedung. Harus ditelaah terlebih dahulu apakah bangunan tersebut telah memenuhi standar teknis bangunan gedung sesuai fungsi dan klasifikasinya atau belum, termasuk di dalamnya kesesuaian bangunan gedung dengan dokumen-dokumen yang wajib dimiliki pemilik gedung.

Kedua, terkait perizinan usaha pariwisata yang dijalankan pelaku usaha. Harus diperiksa terlebih dahulu apakah pelaku usaha telah mengantongi perizinan usaha untuk menjalankan usaha hotel dan/atau travel tersebut.

Jika tidak memenuhi perizinan sebagaimana dimaksud di atas, apa sanksinya? Adakah upaya hukum yang bisa dilakukan masyarakat?

 

Penjelasan lebih lanjut dapat Anda klik ulasan di bawah ini.

Punya Masalah Hukum Yang Sedang Dihadapi?
Mulai dari Rp 30.000
Powered By Justika