Perhitungan Pembagian Waris dalam Perkawinan Poligami

Bacaan 10 Menit
Perhitungan Pembagian Waris dalam Perkawinan Poligami
Pertanyaan
Bagaimana pembagian warisan dari almarhum ayah saya yang meninggalkan 2 istri (poligami), 1 anak perempuan dan 1 anak laki-laki dari istri pertama dan 1 anak laki-laki dari istri kedua. Kami beragama Islam. Almarhum ayah meninggalkan rumah yang didapatkan ketika menikah dengan istri pertama dan meninggalkan mobil, serta beberapa jumlah motor dan tabungan yang didapat setelah menikah dengan istri kedua. Almarhum ayah tidak lagi memberi nafkah lahir maupun batin kepada keluarga dari istri pertama selama beberapa lama setelah menikah dengan istri kedua, dan sayangnya keberadaan istri pertama tidak jelas di mana dan tidak diketahui apakah masih hidup atau sudah meninggal. Bagaimanakah pembagian warisan yang adil secara hukum agama Islam dan hukum perdata Indonesia?
Intisari Jawaban
Sebelum membagi harta waris kepada ahli waris dalam perkawinan poligami, terlebih dahulu harus melihat mengenai sah atau tidaknya perkawinan poligami tersebut sebab hal ini penting karena akan berdampak terhadap pembagian waris.
 
Apabila ada salah satu ahli waris yang tidak diketahui kabarnya dan sudah terlampau 5 tahun sejak kepergiannya atau sejak diperoleh berita terakhir yang membuktikan bahwa ia masih hidup, maka orang yang dalam keadaan tak hadir itu, atas permohonan pihak-pihak yang berkepentingan dan dengan izin Pengadilan Negeri di tempat tinggal yang ditinggalkannya, boleh dipanggil untuk menghadap pengadilan itu dengan panggilan umum yang berlaku selama jangka waktu tiga bulan atau lebih dengan 3 kali panggilan.
 
Lalu bagaimana apabila yang bersangkutan tetap tidak menghadap ke pengadilan? Dan bagaimana pembagian warisnya?
 
Penjelasan lebih lanjut dapat Anda klik ulasan di bawah ini.
Punya Masalah Hukum Yang Sedang Dihadapi?
Mulai dari Rp 30.000
Powered By Justika