Perlukah Surat Keterangan dari Kelurahan untuk Menikah?

Bacaan 6 Menit
Perlukah Surat Keterangan dari Kelurahan untuk Menikah?
Pertanyaan

Saya laki-laki berumur 30 tahun dan seorang mualaf. Saya berencana untuk melangsungkan pernikahan, tetapi terkendala izin dari orang tua saya. Untuk syarat menikah terkendala tanda tangan pihak kelurahan/kepala desa karena orang tua saya tidak mengizinkan dan telah meminta pihak kelurahan untuk tidak mengeluarkan surat dalam bentuk apapun kepada saya, juga permintaan dari kelurahan untuk menyerahkan Kartu Keluarga asli dimana hal tersebut pun tidak boleh dipinjam dari orang tua. Yang saya tanyakan:

  1. Apakah saya bisa mendaftar ke KUA tanpa tanda tangan pihak kelurahan/kepala desa?

Apakah bisa saya ke pengadilan agama untuk mencari surat rekomendasi (untuk pihak laki-laki) untuk bisa digunakan di KUA agar dibuatkan surat pengantar nikah? Terima kasih.

Intisari Jawaban
?
Setiap pendaftaran untuk menikah di Kantor Urusan Agama (KUA) harus melakukan pemberitahuan kehendak nikah secara tertulis dengan mengisi formulir serta melampirkan persyaratan, yang salah satunya adalah surat pengantar perkawinan dari kelurahan tempat tinggal calon pengantin. Ini berarti jika tidak ada keterangan dari kepala pihak kelurahan, maka persyaratan tidak terpenuhi dan kehendak perkawinan tesebut ditolak.
?
Lalu bagaimana jika pihak kelurahan tidak mengeluarkan surat keterangan apapun untuk keperluan pernikahan Anda? Penjelasan lebih lanjut dapat Anda simak ulasan di bawah ini.
?