Langkah Hukum Jika Penggugat yang Kalah Meninggal Dunia

Bacaan 3 Menit
Langkah Hukum Jika Penggugat yang Kalah Meninggal Dunia
Pertanyaan
Jika dalam suatu sengketa tanah, ada seseorang menggugat tanah milik orang lain dengan nominal Rp5 miliar. Di awal persidangan Pengadilan Negeri, penggugat ini menang dan yang tergugat banding ke Pengadilan Tinggi dengan menggugat balik (rekonvensi) sebesar Rp13 miliar karena merasa memang tanah itu milik keluarga mereka. Setelah banding, keluarga tersebut menang dan si penggugat meninggal dunia. Dia memiliki aset sebuah perusahaan dan dia tidak memiliki saudara, anak dan istri. Bagaimana status hukum yang berlaku dalam masalah ini? Apakah tergugat tetap bisa mengambil haknya yang sebesar Rp13 miliar dengan menjual aset yang dimiliki penggugat atau kasus ditutup?
Intisari Jawaban
Dengan asumsi bahwa tidak ada lagi ahli waris penggugat yang berhak meneruskan gugatan, maka apabila putusan banding telah berkekuatan hukum tetap (inkracht van gewijsde), tergugat/penggugat rekonvensi (pihak keluarga) dapat mengajukan permohonan eksekusi putusan pengadilan berdasarkan Pasal 197 Herzien Inlandsch Reglement (HIR) terhadap saham yang dimiliki oleh penggugat di perusahaan (Perseoran Terbatas) terkait.
 
Penjelasan lebih lanjut dapat Anda klik ulasan di bawah ini.