Selasa, 03 July 2018

Hukumnya Mendirikan Rumah Ibadat di Mal

Hukumnya Mendirikan Rumah Ibadat di Mal

Pertanyaan

Apakah mendirikan rumah ibadat di dalam pusat perbelanjaan (mal) diperbolehkan? Jika diperbolehkan, apakah dasar hukumnya?

Intisari Jawaban

Pendirian pusat perbelanjaan (mal) harus memenuhi persyaratan-persyaratan yang diatur di dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 70/M-DAG/PER/12/2013 tentang Pedoman Penataan dan Pembinaan Pasar Tradisional, Pusat Perbelanjaan dan Toko Modern dan perubahannya.
Pusat perbelanjaan dan rumah ibadat adalah dua hal yang memiliki ciri dan fungsi yang berbeda, namun untuk menjembatani keduanya kita dapat melihat Pasal 5 ayat (7) Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung yang membolehkan bahwa satu bangunan gedung dapat memiliki lebih dari satu fungsi, yang mana dalam konteks pertanyaan Anda, bangunan tersebut diperuntukkan sebagai kegiatan usaha (mal) dan kegiatan keagamaan (rumah ibadat).
Peraturan ini juga memungkinkan bagi pusat perbelanjaan mengalami perubahan maupun penambahan fungsi. Namun fungsi bangunan tersebut harus sesuai dengan peruntukan lokasi yang diatur dalam Perda Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten/Kota yang mana fungsi tersebut harus dicantumkan di dalam Izin Mendirikan Bangunan. Jikapun terjadi perubahan fungsi, maka harus mendapatkan persetujuan dan penetapan kembali oleh Pemerintah Daerah.
  1. Fungsi dan klasifikasi bangunan gedung dapat diubah melalui permohonan baru izin mendirikan gedung.
  2. Perubahan fungsi dan klasifikasi bangunan gedung diusulkan oleh pemilik dalam bentuk rencana teknis bangunan gedung sesuai dengan peruntukan lokasi yang diatur dalam RTRW Kabupaten/Kota, RDTRKP, dan/atau RTBL.
  3. Perubahan fungsi dan klasifikasi bangunan gedung harus diikuti dengan pemenuhan persyaratan administratif dan persyaratan teknis bangunan gedung.
  4. Perubahan fungsi dan klasifikasi bangunan gedung ditetapkan oleh pemerintah daerah dalam izin mendirikan bangunan gedung, kecuali bangunan gedung khusus ditetapkan oleh pemerintah.
Penjelasan lebih lanjut dapat Anda simak dalam ulasan di bawah ini.

 

Lihat Ulasan Lengkap

Setiap artikel jawaban Klinik Hukum dapat Anda simak juga melalui twitter @klinikhukum, atau facebook Klinik Hukumonline.

Cari Jawaban
Rubrik ini disediakan bagi anda untuk mengajukan persoalan hukum yang anda hadapi. Rubrik ini diperuntukkan hanya kepada member hukumonline.com
Jika anda member Hukumonline,
silakan Login, atau Daftar ID anda.
Kirim Pertanyaan ke hukumonline.com
MITRA : LBH Jakarta
Abraham Nempung, S.H. adalah Asisten Bantuan Hukum LBH Jakarta dan Andi Komara, S.H. adalah Pengacara Publik LBH Jakarta
 
[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua