Selasa, 10 Juli 2018

Jerat Pidana Jika Merekam lalu Mempertontonkan Video Orang Mandi

Jerat Pidana Jika Merekam lalu Mempertontonkan Video Orang Mandi

Pertanyaan

Apakah seseorang yang merekam orang lain yang sedang mandi di dalam kamar mandi, kemudian video tersebut dipertontonkan kepada orang lain, tanpa men-share video tersebut, dengan kata lain langsung diperlihatkan dari handphone pelaku, dapat dituntut dengan UU Pornografi? Terima kasih.

Intisari Jawaban

Seseorang yang merekam orang lain yang sedang mandi di dalam kamar mandi, kemudian mempertontonkan video tersebut kepada orang lain dapat diancam pidana dengan Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi. Hal ini didasarkan pada:

  1. Untuk perbuatan merekam orang lain yang sedang mandi di dalam kamar mandi, dapat dijerat menggunakan Pasal 29 jo. Pasal 4 ayat (1) UU Pornografi dan/atau Pasal 35 jo. Pasal 9 UU Pornografi.
  2. Untuk perbuatan mempertontonkan video tersebut kepada orang lain, dapat dijerat dengan menggunakan Pasal 32 jo. Pasal 6 UU Pornografi.

Penjelasan lebih lanjut dan contoh kasusnya dapat Anda simak dalam ulasan di bawah ini.

 

Lihat Ulasan Lengkap

Setiap artikel jawaban Klinik Hukum dapat Anda simak juga melalui twitter @klinikhukum, atau facebook Klinik Hukumonline.

Cari Jawaban
Rubrik ini disediakan bagi anda untuk mengajukan persoalan hukum yang anda hadapi. Rubrik ini diperuntukkan hanya kepada member hukumonline.com
Jika anda member Hukumonline,
silakan Login, atau Daftar ID anda.
Kirim Pertanyaan ke hukumonline.com
MITRA : Si Pokrol
Saat ini sudah tidak bekerja di Hukumonline. Namun dulu pernah bergabung di Divisi Klinik.
 
[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua