Kamis, 07 June 2018

Pendaftaran Merek yang Sama dengan Merek Terkenal untuk Kelas Barang yang Berbeda

Pendaftaran Merek yang Sama dengan Merek Terkenal untuk Kelas Barang yang Berbeda

Pertanyaan

Bagaimana hukumnya kalau saya ingin mendaftarkan merek dengan nama yang sama namun berbeda industri? Saya mencoba membuat sebuah desain merek yang sesuai dengan produk saya, namun saat hendak beli domain, ternyata nama merek tersebut sudah dimiliki oleh perusahaan lain meski beda industri dan beda filosofi merek. Contohnya: seperti yang kita ketahui bahwa merek Adidas (misalnya baju) bergerak di bidang garmen, kemudian saya membuat merek Adidas namun bergerak di bidang telekomunikasi. Adapun logo, tulisan, maupun filosofi merek berbeda dengan Adidas yang awal. Bagaimana hukumnya? Terima kasih.

Intisari Jawaban

Pasal 21 ayat (1) huruf c Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis mengatur bahwa permohonan akan ditolak jika Merek yang akan Anda daftarkan mempunyai persamaan pada pokoknya atau keseluruhannya dengan Merek terkenal milik pihak lain untuk barang dan/atau jasa tidak sejenis yang memenuhi persyaratan tertentu. Persyaratan tertentu meliputi:
  1. Adanya keberatan yang diajukan secara tertulis oleh pemilik Merek terkenal terhadap Permohonan; dan
  2. Merek terkenal yang sudah terdaftar.
Melihat contoh kasus yang ada berkaitan dengan sengketa terhadap Merek terkenal, perbedaan pandangan antara hakim kerap terjadi terlihat dari beberapa putusan yang berbeda terhadap kasus yang hampir mirip. Namun yang perlu diperhatikan, apabila sebuah merek telah terdaftar di Indonesia, tetapi disinyalir memiliki kesamaan pada pokoknya atau keseluruhannya dengan merek terkenal, maka pihak yang berkepentingan dapat mengajukan gugatan pembatalan merek.
Penjelasan lebih lanjut dapat Anda simak dalam ulasan di bawah ini.

 

Lihat Ulasan Lengkap

Setiap artikel jawaban Klinik Hukum dapat Anda simak juga melalui twitter @klinikhukum, atau facebook Klinik Hukumonline.

Cari Jawaban
Rubrik ini disediakan bagi anda untuk mengajukan persoalan hukum yang anda hadapi. Rubrik ini diperuntukkan hanya kepada member hukumonline.com
Jika anda member Hukumonline,
silakan Login, atau Daftar ID anda.
Kirim Pertanyaan ke hukumonline.com
MITRA : Si Pokrol
Saat ini sudah tidak bekerja di Hukumonline. Namun dulu pernah bergabung di Divisi Klinik.
 
[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua