Selasa, 09 January 2018

Perlukah Izin Jika Membeli Kosmetika dari Luar Negeri?

Perlukah Izin Jika Membeli Kosmetika dari Luar Negeri?

Pertanyaan

Saya baca dari artikel Klinik Hukumonline kalau obat komsumsi pribadi diperbolehkan masuk ke Indonesia dengan adanya Izin SAS dari BPOM. Pertanyaan saya, bagaimana dengan kosmetika yang sering kita beli dari luar negeri? Saat ini banyak sekali muda-mudi yang tergila-gila dengan kosmetika dari negeri ginseng Korea. Tidak sedikit yang membeli langsung online dan dikirim langsung dari Korea karena di Indonesia tidak ada. Bisakah mengimpor produk-produk kosmetika tersebut secara perorangan untuk diimpor masuk ke dalam negeri dan untuk dipakai sendiri?

Intisari Jawaban

Pada dasarnya kosmetika yang akan masuk ke Indonesia untuk diedarkan harus memiliki izin edar, memenuhi ketentuan impor, serta memiliki Surat Keterangan Impor (SKI) Post Border. Tetapi, pemasukan kosmetika dari luar negeri untuk konsumsi pribadi dikecualikan dari ketentuan untuk memiliki izin edar.

Lalu bagaimana jika Anda:

1. Membeli kosmetika di luar negeri dan membawanya ke Indonesia? atau

2. Membeli kosmetika secara online?

Perlu diketahui, pemasukan Obat dan Makanan ke dalam wilayah Indonesia (termasuk kosmetik) untuk keperluan penggunaan sendiri/pribadi dilakukan melalui mekanisme jalur khusus (Special Access Scheme) dan Donasi.

Selain itu, pemasukan Obat dan Makanan (dalam hal ini kosmetik) untuk keperluan pribadi ke dalam wilayah Indonesia dapat dilakukan melalui:

a. jasa pengiriman/pengangkutan; atau

b. barang bawaan penumpang.

Terhadap kosmetika yang Anda bawa dari luar negeri itu (barang bawaan penumpang) maupun Anda membeli secara online (melalui jasa pengiriman/pengangkutan), dilakukan berdasarkan peraturan khusus yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) yang disebut dengan mekanisme jalur khusus (Special Access Scheme) (SAS).

Jika Anda membeli secara online, kosmetika tersebut akan dikirim oleh Perusahaan Jasa Titipan (PJT). Anda sebagai penumpang yang membawa kosmetika dari luar negeri maupun PJT mengisi formulir Pemberitahuan Pemasukan Obat dan Makanan Untuk Keperluan Pribadi sebagai bentuk pengawasan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

Selain itu, Pejabat Bea dan Cukai berwenang melakukan pemeriksaan pabean yang meliputi penelitian dokumen dan pemeriksaan fisik barang (official assestment).

Penjelasan lebih lanjut dapat Anda simak dalam ulasan di bawah ini.

 

Lihat Ulasan Lengkap

Ingin Masalah Anda Segera Tuntas?

Percayakan masalah hukum Anda ke ahlinya. Hubungi konsultan hukum profesional, hanya Rp299.000,- per 30 menit.

Setiap artikel jawaban Klinik Hukum dapat Anda simak juga melalui twitter @klinikhukum, atau facebook Klinik Hukumonline.

Cari Jawaban
Rubrik ini disediakan bagi anda untuk mengajukan persoalan hukum yang anda hadapi. Rubrik ini diperuntukkan hanya kepada member hukumonline.com
Jika anda member Hukumonline,
silakan Login, atau Daftar ID anda.
Kirim Pertanyaan ke hukumonline.com
PENJAWAB : Sovia Hasanah, S.H.
MITRA : Bung Pokrol
Sovia Hasanah mendapatkan gelar Sarjana Hukum dari Universitas Andalas pada 2016 dengan mengambil Program Kekhususan IX (Hukum Agraria dan Sumber Daya Alam).
 
[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua