Jumat, 06 July 2018

Pengajuan PKPU Terhadap Developer Apartemen

Pengajuan PKPU Terhadap Developer Apartemen

Pertanyaan

1. Apakah Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (“PKPU”) dapat diajukan oleh beberapa orang pembeli unit apartemen yang secara cash (sudah melunasi pembayaran unit apartemen) terhadap pihak developer? Hal ini disebabkan karena belum adanya kepastian penyerahan unit, sedangkan batas waktu maksimal di PPJB sudah berakhir? Bahkan sudah lewat 1,5 tahun dari PPJB berakhir. 2. Bagaimanakah jika PKPU pemohon (pembeli unit) tersebut dikabulkan oleh Pengadilan Niaga? Proses apakah selanjutnya yang harus dilakukan, mengingat pembeli unit apartemen kepemilikan bersama dan masih dalam status pembangunan? 3. Apakah pihak developer apartemen bisa dipailitkan oleh pembeli unit/pemohon PKPU, dengan mengabaikan pembeli lainnya? Mohon pencerahannya, terima kasih.

Intisari Jawaban

Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) diajukan oleh debitor yang mempunyai lebih dari 1 (satu) kreditor atau oleh kreditor. Kreditor yang memperkirakan bahwa debitor tidak dapat melanjutkan membayar utangnya yang sudah jatuh waktu dan dapat ditagih, dapat memohon agar kepada debitor diberi PKPU, untuk memungkinkan debitor mengajukan rencana perdamaian yang meliputi tawaran pembayaran sebagian atau seluruh utang kepada kreditornya.

Jika melihat kepada rumusan tersebut, beberapa orang pembeli unit apartemen selaku kreditor, dapat mengajukan PKPU terhadap developer selaku debitor.

Soal kepailitan, seorang atau lebih kreditor dapat mengajukan permohonan pernyataan pailit terhadap seorang debitor sepanjang debitor mempunyai dua atau lebih kreditor walaupun hanya diperlukan satu utang yang telah jatuh waktu dan dapat ditagih. Menurut salah seorang ahli, UU KPKPU tidak melarang pengajuan permohonan pernyataan pailit oleh kreditor sekalipun besarnya tagihan kreditor pemohon hanya merupakan porsi yang kecil dibandingkan keseluruhan utang debitor.

Penjelasan lebih lanjut dan contoh kasusnya dapat Anda simak dalam ulasan di bawah ini.

 

Lihat Ulasan Lengkap

Setiap artikel jawaban Klinik Hukum dapat Anda simak juga melalui twitter @klinikhukum, atau facebook Klinik Hukumonline.

Cari Jawaban
Rubrik ini disediakan bagi anda untuk mengajukan persoalan hukum yang anda hadapi. Rubrik ini diperuntukkan hanya kepada member hukumonline.com
Jika anda member Hukumonline,
silakan Login, atau Daftar ID anda.
Kirim Pertanyaan ke hukumonline.com
MITRA : Bung Pokrol
Abi Jam'an Kurnia mendapatkan gelar sarjana hukum dari Universitas Indonesia pada 2017 dengan mengambil Program Kekhususan IV (Hukum tentang Kegiatan Ekonomi). 
 
[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua