Cara 'Mengeluarkan' Salah Satu Pendiri PT dari Akta Pendirian

Bacaan 17 Menit
Cara 'Mengeluarkan' Salah Satu Pendiri PT dari Akta Pendirian
Pertanyaan

Desember 2017 lalu, saya mengurus pembuatan izin pendirian sebuah PT. Namun atas kelalaian saya, ada nama rekan saya di kolom pendiri yang seharusnya tidak ada. Dan sekarang PT nya sudah sah berdiri. Apakah nama beliau bisa dikeluarkan dari daftar pendiri pada sertifikat dan akta pendirian PT yang telah selesai atau terdaftar tersebut? Lalu, jika PT tersebut ingin mengganti komisaris dan pengalihan saham dari salah satu pemegang saham sebelumnya kepada pemegang saham lainnya atau yang baru, bagaimanakah caranya atau syaratnya? Terima kasih.

Intisari Jawaban
?
Kami asumsikan bahwa sertifikat pendirian yang Anda maksud adalah Surat Keputusan (SK) Pengesahan Menteri Hukum dan HAM untuk PT yang Anda urus. Jika demikian, maka tidak dapat dilakukan perubahan pada SK pengesahan tersebut.
?
Namun apabila tujuannya adalah mengeluarkan pendiri tersebut sehingga yang bersangkutan tidak lagi menjadi pemegang saham dalam PT, maka dapat digunakan mekanisme pengalihan saham dengan cara membeli saham milik pendiri tersebut ataupun mengalihkan saham tersebut kepada pihak ketiga.
?
Berikut hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pengalihan saham:
  1. Pertama-tama haruslah diperhatikan pengaturan mengenai pengalihan saham dan tata cara perubahan susunan Dewan Komisaris dalam anggaran dasar Perseroan.
  2. Direksi melakukan pemanggilan Rapat Umum Pemegang Saham (?RUPS?) sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dan anggaran dasar Perseroan.
  3. Direksi memberitahukan perubahan susunan pemegang saham karena pengalihan saham dan perubahan susunan Dewan Komisaris kepada Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia dalam jangka waktu 30 hari terhitung sejak tanggal pencatatan pemindahan hak atas saham atau sejak tanggal keputusan RUPS mengenai pengangkatan/penggantian/pemberhentian anggota Dewan Komisaris.
  4. Pemberitahuan dilakukan dengan cara membuat akta perubahan di hadapan notaris yang akan disampaikan oleh notaris secara elektronik melalui Sistem?Administrasi Badan Hukum (SABH).
?
Penjelasan lebih lanjut dapat Anda simak dalam ulasan di bawah ini.
?