Cara Menghitung Uang Penggantian Hak Bagi Pekerja yang Mengundurkan Diri

Bacaan 6 Menit
Cara Menghitung Uang Penggantian Hak Bagi Pekerja yang Mengundurkan Diri
Pertanyaan

Salah satu karyawan kami bermaksud akan resign/mengundurkan diri, masa kerjanya adalah 2 tahun 7 bulan. Saya masih bingung untuk perhitungan hak-hak yang ia bisa terima, mohon bantuan dan koreksinya: (1) Perhitungan cuti yang belum diambil (sisa 3 hari): 1/20 x (gaji pokok+tunjangan tetap) x 3 hari; (2) Uang Penggantian Hak: 15% x (gaji pokok+tunjangan tetap) x 3; (3) Uang Pisah: 3 x (gaji pokok+tunjangan tetap)

Apakah benar seperti itu hitungannya? Sebelumnya saya ucapkan banyak terima kasih atas bantuannya

Intisari Jawaban
?
Pada dasarnya, pekerja yang mengundurkan diri atas kemauan sendiri (resign) hanya berhak atas Uang Penggantian Hak (?UPH?) yang terdiri dari:
?
  1. Hak cuti tahunan yang belum diambil dan belum gugur saat timbulnya di masa tahun berjalan, perhitungannya: 1/25 x (upah pokok+tunjangan tetap) x sisa masa cuti yang belum diambil;
  2. Biaya ongkos pulang ke tempat (kota) di mana diterima pada awal kerja (beserta keluarga);
  3. Uang penggantian perumahan serta pengobatan dan perawatan ditetapkan 15% dari Uang Pesangon (UP) dan/atau Uang Penghargaan Masa Kerja (UPMK);
  4. Hal-hal lain yang timbul dari perjanjian (baik dalam perjanjian kerja, dan/atau peraturan perusahaan atau perjanjian kerja bersama), seperti bonus, insentif dan lain-lain yang memenuhi syarat.
?
Jadi, perhitungan cuti tahunan yang belum diambil dan belum gugur tersebut masuk pada komponen perhitungan UPH. Bila cuti tahunan yang belum diambil pekerja dan belum gugur itu sebanyak 3 hari, maka perhitungannya sebagai berikut:
?
1/25 x (upah pokok+tunjangan tetap) x 3 hari (sisa masa cuti yang belum diambil)
?
Tapi, khusus bagi pekerja yang tugas dan fungsinya tidak mewakili kepentingan pengusaha secara langsung, selain berhak atas UPH, ia juga berhak diberikan Uang Pisah yang besarnya dan pelaksanaan pemberiannya, merupakan kewenangan para pihak untuk memperjanjikannya dalam perjanjian kerja, peraturan perusahaan atau perjanjian kerja bersama.
?
Penjelasan lebih lanjut dapat Anda simak dalam ulasan di bawah ini.
?