Kedudukan Harta Istri yang Dijaminkan dalam Pembagian Gono-Gini

Bacaan 5 Menit
Kedudukan Harta Istri yang Dijaminkan dalam Pembagian Gono-Gini
Pertanyaan
Saya mau menanyakan, sebelum proses cerai, kami menjaminkan SHM di bank (kami pasangan Muslim), pinjaman atas nama saya (suami) dan sertifikat tanah SHM atas nama istri. Sekarang kami dalam proses cerai dan belum ada keputusan tetap dari Pengadilan Agama. Apabila suatu saat pihak istri melakukan pelunasan dan pengambilan sertifikat di bank sedangkan masih proses cerai, adakah tindakan hukum yang bisa saya lakukan? Ke pihak mana? Bank atau istri?
Intisari Jawaban
Dalam hukum perkawinan dikenal adanya 2 jenis harta, yaitu harta bersama dan harta bawaan. Terhadap harta bersama, suami atau istri hanya dapat bertindak atas persetujuan kedua belah pihak.
 
Sementara terhadap harta bawaan, masing-masing suami dan istri mempunyai hak sepenuhnya untuk melakukan perbuatan hukum mengenai harta bendanya.
 
Apabila suami dan istri yang sedang dalam proses cerai memiliki pinjaman kepada bank atas nama suami dan menjaminkan sertifikat hak milik istri sebagai objek jaminannya, kemudian sang istri melakukan pelunasan terhadap pinjaman tersebut sebelum adanya putusan cerai, maka bisa atau tidaknya suami melakukan upaya hukum bergantung pada status sertifikat hak milik yang dijaminkan tersebut, apakah merupakan bagian harta bersama atau harta bawaan.
 
Penjelasan lebih lanjut dapat Anda klik ulasan di bawah ini.
Punya Masalah Hukum Yang Sedang Dihadapi?
Mulai dari Rp 30.000
Powered By Justika