Jumat, 21 Juni 2019

Jika Potret Pernikahan Tanpa Izin Digunakan untuk Promosi

Jika Potret Pernikahan Tanpa Izin Digunakan untuk Promosi

Pertanyaan

Saya mempunyai kerabat. Singkat cerita kerabat saya menikah 6 tahun lalu di gedung A (include fotografer). Sebulan belakangan gedung A menaruh wajah istri kerabat saya di papan reklame persis di atas gedung tersebut. Pertanyaan saya, apakah saya bisa somasi gedung tersebut? Apa langkah selanjutnya bila pihak gedung tidak menjawab somasi saya? Terima kasih.

Intisari Jawaban

Oleh karena badan/orang yang menyewakan gedung pernikahan kepada kerabat Anda, termasuk penggunaan jasa fotografer, telah melanggar ketentuan Pasal 12 Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta, dalam ranah hukum perdata, kerabat Anda dapat mengajukan gugatan ganti rugi kepada pengadilan niaga atas pelanggaran hak cipta dengan dasar perbuatan melawan hukum (“PMH”). Untuk PMH tidak diperlukan adanya somasi. Meski bukan berarti tidak bisa mengajukan somasi lebih dulu dalam perkara PMH.
 
Penjelasan lebih lanjut dapat Anda klik ulasan di bawah ini.
 

 

Lihat Ulasan Lengkap

Ingin Masalah Anda Segera Tuntas?

Percayakan masalah hukum Anda ke ahlinya. Hubungi konsultan hukum profesional, hanya Rp299.000,- per 30 menit.

Setiap artikel jawaban Klinik Hukum dapat Anda simak juga melalui twitter @klinikhukum, atau facebook Klinik Hukumonline.

Cari Jawaban
Rubrik ini disediakan bagi anda untuk mengajukan persoalan hukum yang anda hadapi. Rubrik ini diperuntukkan hanya kepada member hukumonline.com
Jika anda member Hukumonline,
silakan Login, atau Daftar ID anda.
Kirim Pertanyaan ke hukumonline.com
MITRA : Bung Pokrol
Abi Jam'an Kurnia mendapatkan gelar sarjana hukum dari Universitas Indonesia pada 2017 dengan mengambil Program Kekhususan IV (Hukum tentang Kegiatan Ekonomi). 
 
[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua