Aturan Perpanjangan Pekerja Kontrak dan Uang Kompensasi

Bacaan 5 Menit
Aturan Perpanjangan Pekerja Kontrak dan Uang Kompensasi
Pertanyaan

Saya bekerja di sebuah perusahaan selama 2 tahun 4 bulan sebagai supervisor logistic. Selama saya bekerja, saya menandatangani kontrak kerja sebanyak 3 kali (1 tahun + 1 tahun + 4 bulan) dan 1 kali kenaikan gaji. Kemudian saya dinyatakan habis kontrak dan off dari perusahaan tanpa 1 rupiah pun pesangon atau upah jasa karena HRD perusahaan mengatakan saya karyawan PKWT dan saya tidak berhak mendapatkan dana dalam bentuk apapun. Padahal selama 3 kali kontrak di perusahaan tidak ada jeda (tidak dirumahkan), dengan kata lain saya di kontrak terus-menerus selama 3 kali tanpa ada jeda. Pertanyaan apakah saya seorang karyawan PKWT atau PKWTT?

Intisari Jawaban

Saat ini pasca diundangkannya Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, jangka waktu Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (“PKWT”) dan perpanjangannya adalah maksimal 5 tahun dan hanya diperuntukkan bagi PKWT yang didasarkan atas jangka waktu.

Sedangkan untuk PKWT yang didasarkan atas selesainya pekerjaan tertentu, dilaksanakan hingga selesainya suatu pekerjaan tertentu.

Selain itu, alih-alih mendapatkan pesangon, pada saat berakhirnya PKWT, kini pekerja PKWT berhak atas uang kompensasi sesuai dengan hitungan masa kerjanya.

Penjelasan lebih lanjut dapat Anda klik ulasan di bawah ini.

Punya Masalah Hukum Yang Sedang Dihadapi?
Mulai dari Rp 30.000
Powered By Justika