Rabu, 05 Desember 2018

Implikasi Perpanjangan PKWT yang Tidak Sesuai Hukum

Implikasi Perpanjangan PKWT yang Tidak Sesuai Hukum

Pertanyaan

Saya bekerja di sebuah perusahaan selama 2 tahun 4 bulan sebagai supervisor logistic. Selama saya bekerja, saya menandatangani kontrak kerja sebanyak 3 kali (1 tahun + 1 tahun + 4 bulan) 1 kali kenaikan gaji. Kemudian saya dinyatakan habis kontrak dan off dari perusahaan tanpa 1 rupiah pun pesangon atau upah jasa karena HRD perusahaan mengatakan saya karyawan PKWT dan saya tidak berhak mendapatkan dana dalam bentuk apapun. Padahal selama 3 kali kontrak di perusahaan tidak ada jeda (tidak dirumahkan), dengan kata lain saya di kontrak terus-menerus selama 3 kali tanpa ada jeda. Pertanyaan apakah saya seorang karyawan PKWT atau PKWTT?

Intisari Jawaban

Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) dapat diadakan untuk paling lama 2 (dua) tahun dan hanya boleh diperpanjang 1 (satu) kali untuk jangka waktu paling lama 1 (satu) tahun.
Anda menjelaskan bahwa Anda telah menandatangani kontrak kerja sebanyak 3 kali (1 tahun + 1 tahun + 4 bulan). Yang menjadi fokus ialah bahwa kontrak dilakukan terus-menerus selama 3 kali tanpa ada jeda.
Untuk tanda tangan kontrak yang ketiga, hal tersebut menurut hemat kami telah melanggar peraturan yang ada karena dalam penjelasan Anda, kontrak dilakukan terus menerus tanpa ada jeda, padahal PKWT tersebut sudah tidak bisa diperpanjang. Yang seharusnya perusahaan Anda lakukan adalah pembaruan PKWT.
Dengan melihat fakta hukum pada kronologis yang Anda ceritakan, perusahaan melanggar ketentuan sebagaimana yang diperintahkan oleh Pasal 59 ayat (4) Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan ("UU Ketenagakerjaan"). Maka demi hukum berlakulah Pasal 59 ayat (7) UU Ketenagakerjaan yang menjadikan status Anda menjadi pegawai dengan Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu (PKWTT).
Penjelasan lebih lanjut dapat Anda simak dalam ulasan di bawah ini.

 

Lihat Ulasan Lengkap

Ingin Masalah Anda Segera Tuntas?

Hubungi konsultan hukum profesional dengan biaya terjangkau, pilih durasi dan biaya konsultasi sesuai kebutuhan Anda di sini.

Setiap artikel jawaban Klinik Hukum dapat Anda simak juga melalui twitter @klinikhukum, atau facebook Klinik Hukumonline.

Cari Jawaban
Rubrik ini disediakan bagi anda untuk mengajukan persoalan hukum yang anda hadapi. Rubrik ini diperuntukkan hanya kepada member hukumonline.com
Jika anda member Hukumonline,
silakan Login, atau Daftar ID anda.
Kirim Pertanyaan ke hukumonline.com
PENJAWAB : Dimas Hutomo, S.H.
MITRA : Bung Pokrol
Dimas Hutomo mendapatkan gelar sarjana hukum dari Universitas Airlangga pada 2014 dengan mengambil Peminatan Sistem Peradilan.
 
[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua