Rabu, 23 January 2019

Hukumnya Menggunakan Anime sebagai Lambang dan Nama Kafe

Hukumnya Menggunakan Anime sebagai Lambang dan Nama Kafe

Pertanyaan

Apabila saya membuka kafe dengan menaruh anime Jepang sebagai lambang dan nama kafe, apakah saya bisa dikategorikan melanggar trademark/copyright? Mohon penjelasannya. Terima kasih.

Intisari Jawaban

Suatu merek hanya dapat dilindungi apabila ia terdaftar di negara yang diinginkan perlindungannya.
Apakah Anime Jepang yang Anda pakai sebagai lambang dan nama kafe Anda termasuk pelanggaran hak cipta atau hak merek, jelaslah bahwa suatu ciptaan yang penciptanya berasal dari Jepang pun berhak menikmati perlindungan hak cipta di negara Indonesia karena Jepang dan Indonesia sama-sama negara penandatangan Berne Convention for the Protection of Literary and Artistic Works.
Jadi, apabila ada pihak yang tanpa hak melakukan perbuatan yang melanggar hak-hak tersebut, maka dapat digugat secara perdata ataupun dikenai sanksi pidana karena termasuk pelanggaran terhadap hak cipta dan hak merek terdaftar atas Anime Jepang yang digunakan sebagai lambang atau nama kafe.
Penjelasan lebih lanjut dapat Anda simak dalam ulasan di bawah ini.

 

Lihat Ulasan Lengkap

Setiap artikel jawaban Klinik Hukum dapat Anda simak juga melalui twitter @klinikhukum, atau facebook Klinik Hukumonline.

Cari Jawaban
Rubrik ini disediakan bagi anda untuk mengajukan persoalan hukum yang anda hadapi. Rubrik ini diperuntukkan hanya kepada member hukumonline.com
Jika anda member Hukumonline,
silakan Login, atau Daftar ID anda.
Kirim Pertanyaan ke hukumonline.com
MITRA : IPAS Institute
Konsultan Hak Kekayaan Intelektual pada Intellectual Property Advisory Services (IPAS) Institute
 
[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua