Kamis, 29 November 2018

Bisakah Koperasi Memiliki Alamat yang Sama dengan Perusahaan?

Bisakah Koperasi Memiliki Alamat yang Sama dengan Perusahaan?

Pertanyaan

Jadi perusahaan kami adalah badan hukum berbentuk Perseroan Terbatas (PT) yang bergerak di bidang pembiayaan multifinance. Saat ini, kami hendak mendirikan koperasi jasa dengan unit usaha tambahan salah satunya ialah simpan pinjam, dimana karyawan-karyawanlah yang menjadi anggotanya. Yang hendak kami tanyakan, apakah lokasi koperasi yang akan kami dirikan bisa disamakan lokasinya dengan alamat kantor pusat/head office kami? Atau lokasi koperasi yang akan kami dirikan lokasinya bisa disamakan dengan alamat kantor cabang perusahaan kami? atau haruskah kami mendaftarkan lokasi pendirian koperasi baru tersebut dengan virtual office? Bagaimana prosedur pendaftaran virtual office tersEbut? Apakah dilakukan sebelum rapat anggota pendirian atau dapat dilakukan setelahnya?

Intisari Jawaban

Sepanjang penelusuran kami, baik dalam Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian dan peraturan pelaksananya tidak ada larangan mengenai sebuah koperasi memiliki kedudukan (alamat kantor) yang sama dengan alamat suatu kantor pusat/head office perusahaan. Sehingga tidak perlu ditempatkan pada alamat kantor cabang perusahaan, atau membuat virtual office.
Penjelasan lebih lanjut dapat Anda simak dalam ulasan di bawah ini.

 

Lihat Ulasan Lengkap

Setiap artikel jawaban Klinik Hukum dapat Anda simak juga melalui twitter @klinikhukum, atau facebook Klinik Hukumonline.

Cari Jawaban
Rubrik ini disediakan bagi anda untuk mengajukan persoalan hukum yang anda hadapi. Rubrik ini diperuntukkan hanya kepada member hukumonline.com
Jika anda member Hukumonline,
silakan Login, atau Daftar ID anda.
Kirim Pertanyaan ke hukumonline.com
PENJAWAB : Dimas Hutomo, S.H.
MITRA : Bung Pokrol
Dimas Hutomo mendapatkan gelar sarjana hukum dari Universitas Airlangga pada 2014 dengan mengambil Peminatan Sistem Peradilan.
 
[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua