Selasa, 30 June 2020

Hak Pekerja Outsourcing yang Di-PHK Tanpa Kesalahan

Hak Pekerja Outsourcing yang Di-PHK Tanpa Kesalahan

Pertanyaan

Ada beberapa pertanyaan dari teman-teman, termasuk saya. Kami outsourcing yang bekerja di suatu perusahaan. Memang betul bahwa tunjangan pensiun sudah ada oleh BPJS Ketenagakerjaan dan betul bahwa status hukum kami di berbagai perusahaan sangat lemah. Di tempat kami bekerja, perusahaan memberikan asuransi lainnya selain tunjangan pensiun dari BPJS Ketenagakerjaan, di mana bila kami bekerja hingga masa umur pensiun 55 tahun di perusahaan ini, maka kami mendapatkan tunjangan pensiun tambahan. Akan tetapi, lain halnya bila kami diputus kontrak hanya karena pengurangan pekerja atau diputus tanpa adanya kesalahan. Apakah pemutusan kontrak tanpa adanya kesalahan tersebut bisa dikategorikan dipensiunkan dini oleh perusahaan. Agar kami mendapatkan hak yang layak dari asuransi tersebut. Terima kasih.

Intisari Jawaban

Pemutusan hubungan kerja waktu tertentu tanpa adanya kesalahan tidak dapat dikategorikan sebagai pensiun dini. Hal ini dikarenakan hubungan kerja waktu tertentu tidak mengenal pemutusan hubungan kerja karena pensiun. Pemutusan hubungan kerja dalam perjanjian kerja waktu tertentu dapat terjadi ketika kontrak berakhir atau diputuskan oleh salah satu pihak atau karena keadaan tertentu sebagaimana yang diperjanjikan.
 
Pemutusan hubungan kerja tanpa adanya kesalahan adalah bentuk pelanggaraan terhadap Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.
 
Pekerja kontrak berhak menuntut kewajiban pengusaha yang melakukan PHK sepihak untuk membayar  ganti rugi sebesar sisa kontrak. Jika kewajiban tidak dilaksanakan, pekerja dapat melakukan upaya penyelesaian perselisihan hubungan industrial berdasarkan mekanisme Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2004 tentang Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial.
 
Penjelasan lebih lanjut dapat Anda klik ulasan di bawah ini.

 

Lihat Ulasan Lengkap

Setiap artikel jawaban Klinik Hukum dapat Anda simak juga melalui twitter @klinikhukum, atau facebook Klinik Hukumonline.

Cari Jawaban
Rubrik ini disediakan bagi anda untuk mengajukan persoalan hukum yang anda hadapi. Rubrik ini diperuntukkan hanya kepada member hukumonline.com
Jika anda member Hukumonline,
silakan Login, atau Daftar ID anda.
Kirim Pertanyaan ke hukumonline.com
 
[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua