Senin, 18 Maret 2019

Pertanggungjawaban Hukum Akibat Mengemudi Saat Mengantuk

Pertanggungjawaban Hukum Akibat Mengemudi Saat Mengantuk

Pertanyaan

Saya sebagai supir freelance (berangkat ketika ada job) awalnya ditelfon oleh pelanggan yang biasa saya antar diminta untuk menjemput ke banjar Ciamis dengan menggunakan mobil pribadi milik pellanggan tersebut. Namun ketika perjalan pulang menuju Cirebon saya mengalami kecelakaan di daerah Cirebon dikarenakan mengantuk kemudian menabrak tiang lampu yang ada di tengah trotoar sehingga tiang tersebut roboh. Kemudian dari pihak Dishub meminta untuk ganti rugi atas robohnya tiang tersebut dan dari pihak pelanggan saya itu melimpahkan semua biaya ganti rugi ke Dishub dan lantas kepada saya semua, sedangkan saya tidak mampu jika semua biaya dibebankan kepada saya. Apa yang harus saya lakukan dan benarkah bahwa saya yang harus bertanggung jawab sepenuhnya? Tidak ada korban jiwa. Terima kasih.

Intisari Jawaban

Dinas Perhubungan setempat selaku pihak ketiga menurut Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan memang memiliki hak untuk meminta pertanggungjawaban, dalam hal ini adalah ganti kerugian dari Anda karena rusaknya alat penerangan jalan akibat kelalaian Anda dalam berkendara.
Namun perlu diperhatikan bahwa pertanggungjawaban tersebut harus disesuaikan dengan tingkat kesalahan akibat kelalaian. Apabila Anda tidak mampu jika semua biaya dibebankan kepada Anda, kami sarankan Anda untuk bermusyawarah dengan pemilik kendaraan perihal kewajiban mengganti kerugian agar dapat ditanggung secara bersama.
Ulasan selengkapnya, dapat Anda simak dalam ulasan di bawah ini.

 

Lihat Ulasan Lengkap

Setiap artikel jawaban Klinik Hukum dapat Anda simak juga melalui twitter @klinikhukum, atau facebook Klinik Hukumonline.

Cari Jawaban
Rubrik ini disediakan bagi anda untuk mengajukan persoalan hukum yang anda hadapi. Rubrik ini diperuntukkan hanya kepada member hukumonline.com
Jika anda member Hukumonline,
silakan Login, atau Daftar ID anda.
Kirim Pertanyaan ke hukumonline.com
MITRA : Bung Pokrol
Abi Jam'an Kurnia mendapatkan gelar sarjana hukum dari Universitas Indonesia pada 2017 dengan mengambil Program Kekhususan IV (Hukum tentang Kegiatan Ekonomi). 
 
[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua