Sanksi “Membeli” Gelar Akademik pada Perguruan Tinggi Negeri

Bacaan 10 Menit
Sanksi “Membeli” Gelar Akademik pada Perguruan Tinggi Negeri
Pertanyaan

Ada tetangga saya dengan berbangga diri menyebutkan bahwa dia “membeli” gelar doktor di salah satu Perguruan Tinggi Negeri. Apa bisa demikian secara hukum? Bisa kena sanksi tidak?

Intisari Jawaban
Kami asumsikan, “membeli” yang Anda maksud ialah menyogok seseorang untuk mengeluarkan ijazah tanpa mengikuti atau menempuh program pendidikan doktor atau program doktor terapan. Jual beli ijazah tersebut akan batal demi hukum/tidak mempunyai kekuatan hukum sehingga jual beli dianggap tidak pernah terjadi.
 
Tentu hal tersebut tidak dibenarkan oleh hukum (ilegal) dan termasuk tindak pidana. Maka dari itu, gelar doktornya dianggap tidak sah dan akan dicabut. Pelaku jual beli ijazah (orang yang membeli dan pihak perguruan tinggi) juga akan dikenakan sanksi pidana. Selain itu, terhadap perguruan tinggi akan dikenakan sanksi administratif.
 
Lalu, apa sanksi pidana dan administratifnya? Penjelasan lebih lanjut dapat Anda klik ulasan di bawah ini.